Tuesday, May 27, 2008

Felling Hillary: Obama Terancam Pembunuhan

Senator Hillary Clinton memberi penjelasan mengapa dia terus bertahan walau sudah mustahil menjadi calon presiden dari Partai Demokrat. Hillary mengatakan, suaminya, Bill Clinton, juga baru dinyatakan unggul pada Juni 1992 setelah memenangi pemilihan pendahuluan di California. Lagi, dia mengantisipasi terulangnya kasus pembunuhan Robert Francis Kennedy (RFK) di California. RFK tewas pada 5 Juni 1968 di Los Angeles setelah memenangi pemilihan pendahuluan di California sebagai bakal calon presiden dari Partai Demokrat. Kematian RFK membuat Hubert Humphrey menjadi capres Demokrat walau kemudian kalah dari Richard Nixon.

Hillary mengatakan itu setelah ia terus mendapatkan pertanyaan mengapa masih saja bertahan walau sudah tak diunggulkan. Ia tidak spesifik menyebutkan soal antisipasi pembunuhan terhadap Obama. Namun, ia merujuk pada kasus yang menimpa RFK itu, yang membuat Humphrey jadi capres. Setelah kematian RFK, semua bakal calon presiden AS mendapatkan perlindungan dari agen rahasia, sebagaimana juga didapatkan Obama tahun lalu untuk alasan tertentu.

Meski demikian, Hillary buru-buru meminta maaf atas ucapannya itu. ”Saya menyesal jika ucapan saya ada yang menyinggung trauma bangsa dan khususnya keluarga Kennedy. Ucapan saya juga mungkin telah menyinggung perasaan mereka. Sungguh, saya tidak memiliki niat apa pun soal ucapan saya itu,” papar Hillary.

[ Sumber: KOMPAS, Hillary Clinton Antisipasi Pembunuhan Obama, 25 Mei 2008 ]

No comments:


Soegeng Rawoeh

Mudah-mudahan apa yang tertuang dalam blog ini ada guna dan manfaatnya.