Thursday, May 22, 2008

BBM Kapan Naik? Tanya Saja pada Tokek

Jum'at malam (23 Mei 2008) ada rencana bahwa kenaikan BBM bakal diumumkan.

Tapi kabar ini dibantah oleh sumber yang dihubungi KOMPAS Kamis, 22 Mei 2008. Katanya, kenaikan mungkin saja diumumkan beberapa hari kemudian atau pada hari Minggu (25/5) mendatang saat hari libur dan tenang sehingga pengumuman pemerintah tidak langsung diikuti dengan aksi demo dan turun ke jalan.

TEMPO Edisi. 12/XXXVII/12 - 18 Mei 2008, menulis bahwa Sri Mulyani mengatakan opsi menaikkan harga dilakukan agar anggaran pendapatan dan belanja negara sustainable.

Keputusan itu memang agak mengejutkan. Bagaimana tidak, selama empat bulan pertama tahun ini saja, setidaknya enam kali Presiden secara implisit mengatakan tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak. Di hadapan para tokoh perempuan, 18 April lalu, misalnya, ia berjanji mencari akal lain dan tidak buru-buru menaikkan harga.

Malah, ketika pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri mengusulkan penyesuaian harga, Presiden tak menggeser pendiriannya. Ia memastikan keputusan itu sebagai pilihan terakhir. Yudhoyono lebih menekankan penghematan dan optimalisasi produksi minyak dalam negeri.
Kenyataannya, sikap itu bergeser dua pekan kemudian. Dinamika harga minyak dunia yang cenderung naik membuat pemerintah ketar-ketir. Harga minyak mentah jenis WTI (West Texas Intermediate) sempat menyentuh level US$ 121,84 per barel pada 6 Mei lalu. Bahkan, Jumat pekan lalu, kantor berita Bloomberg melaporkan harga minyak mencetak rekor baru, yakni US$ 125,84 per barel.

Jadi apa jadi diumumkan apa tidak, besok, mari kita tanyak pada tokek saja.


Sekadar catatan:


Sehubungan dengan perhelatan akbar Olimpiade di Beijing tanggal 08-08-08 pukul 08.08 Waktu China, KOMPAS memberitakan, Pemerintah dan KONI menyiapkan Rp 1 miliar untuk setiap medali emas yang diperoleh pada Olimpaide Beijing 2008. Ketua Umum KONI Pusat Rita Subowo mengatakan, pihak swasta sudah menjanjikan Rp 1 Miliar untuk peraih medali emas pertama Indonesia di Beijing, dan Menteri Megara pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault menjanjikan perebut emas berikutnya akan mendapat penghargaan serupa dari pemerintah.


Sementara untuk bagaimana nasib jutaan rakyat, setelah BBM bakal diumumkan, belum ada para dermawan yang menyiapkan dana, selain BLT yang masih mengundang kontroversial itu?

No comments:


Soegeng Rawoeh

Mudah-mudahan apa yang tertuang dalam blog ini ada guna dan manfaatnya.