Info Handphone

For mobile phone users (hp) hopefully by reading this site, can help to provide guidance before purchasing. Or already bought but not yet able to use the maximum. Hopefully ...

Showing posts with label Islam. Show all posts
Showing posts with label Islam. Show all posts

Thursday, January 29, 2009

MUI: Golput Tidak Haram, Kecuali Rokok....

Ketua MPR Hidayat Nurwahid mengusulkan agar MUI mengeluarkan fatwa haram terkait masalah golput. Namun MUI menilai, urusan golput bukan masalah agama melainkan politik.

"Fatwa harus dikaji dulu apa alasannya. Apakah kecenderungan golput sudah sangat kuat kalau rakyat kita apatis, lalu banyak sekali yang golput, itu dulu dibuktikan. Karena ini (golput) tidak masalah agama, ini masalah politik," tegas Ketua MUI Amidhan ketika dihubungi INILAH.COM, di Jakarta, Sabtu (13/12).

Yang diharamkan mestinya yang main "money politik". Yang menjual kecap nomor 1, namun tanpa pernah dibuktikan saat sudah duduk di singgasana.

Sementara Golput adalah sebuah pemanfaatan sebuah hak asasi dengan jalan tidak memilih. Bukannya tidak punya sikap. Dan ini tentu saja bukan perbuatan dosa. Lain dengan menebar uang (entah dari mana) serta ngobral janji-janji kosong. Jadi, kalau MUI menolak mengharamkan Golput, adalah benar adanya.

Lain golput lain rokok. Setelah menjadi wacana di banyak media masa. Ada yang pro dan ada yang kontra, akhirnya ditetapkan bahwa :

ROKOK ITU HARAM BAGI ANAK-ANAK........

Lha, kalau rokok haram bagi anak-anak, tak perlu repot-repot menunggu fatwa MUI. Saya yakin, para orang tua yang bijak pasti akan melarang anak-anaknya untuk menghisap rokok, meskipun mereka (orang tua itu) adalah perokok. Tak ada orang tua yang menyuruh anak-anaknya untuk menjadi seorang perokok.

Apa lantaran banyak suara yang menentang pengharaman rokok ini, lantas fatwa MUI jadi 1/2 hati?
Posted by Informan HP in 3:17 AM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Label: Anak, Berita, Budaya, Ekonomi, Golput, Haram, Hukum, Indonesia, Islam, Keluarga, MUI, Opini, Rokok

Saturday, January 3, 2009

Setan Dunia Itu Bernama Israel

Agresi militer Israel berlanjut pada hari keenam dan menghancurkan target-target seperti mesjid dan sebuah rumah serta menewaskan tiga bocah.

Menurut petugas gawat darurat setempat, misil yang dilontarkan pesawat tempur Israel menghantam rumah itu dan langsung membunuh ketiga bocah tersebut. Serangan terbaru ini dilancarkan Israel di mana tentara mereka telah berkumpul di perbatasan Jalur Gaza dan ribuan suporter Hamas berkumpul di pemakaman petinggi organisasi itu, Nizar Rayan.

Nizar terbunuh kemarin ketika pesawat Israel menghantam rumahnya yang juga menewaskan keempat istrinya. 11 anak-anak Rayan juga terbunuh dalam aksi tersebut.

Ditotal jumlah korban tewas akibat aksi kebiadaban Israel telah mencapai 430 orang Palestina dan 2,250 orang lainnya terluka.

“Saya imbau kepada rakyat Palestina untuk meneruskan melawan aksi kependudukan Israel. Kami akan terus melakukan jihad hingga akhir,” sebut Sheikh Abdelrahman al-Jamal, salah seorang tokoh yang disegani bagi rakyat Palestina, Jumat (2/1).

Setelah terbunuhnya Rayan, rakyat Palestina hari ini memproklamirkan sebagai hari kemarahan, di mana ribuan demonstran membanjiri jalanan Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Hamas sendiri telah memperingatkan kematian Rayan akan memantik gelombang aksi bunuh diri terhadap Israel untuk pertama kalinya sejak 1995. Rayan terbunuh setelah sebelumnya pada 2004 tokoh senior Hamas, Abdel Aziz al-Rantissi juga terbunuh oleh Israel. (Serangan Biadab Israel Bunuh Tiga Bocah Palestina - TempoInteraktif.com)

[ Gambar diambil dari sini ]

Posted by Informan HP in 1:47 AM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Label: Berita, Gaza, Islam, Israel, Palestina, Setan Dunia

Tuesday, December 23, 2008

Michael Jackson Sekarat



Begitu berita Headline Harian Surya pagi ini. Michael Jackson dikabarkan sakit parah – bahkan mendekati kematian – akibat sebuah penyakit genetik yang langka.

Kabar buruk tersebut diungkapkan oleh Ian Halperin, penulis biografi Jacko. Menurut Halperin, penyakit itu menyebabkan Jacko setengah buta dan memerlukan transpalasi paru.


Kepada majalah hiburan InStyle, Halperin mengungkap bahwa ikon musik pop berusia 50 tahun itu menderita sebuah penyakit yang disebut alpha 1-antitrypsin deficiency atau A1AD. Sebuah kelainan yang membuat paru-paru gagal menghasilkan enzim khusus yang bertugas sebagai antibodi.


Secara terpisah, Direktur Eksekutif Asosiasi Penderita Alpha-1 Amerika Serikat, Marlene Erven, “Penderita biasanya mengalami pembengkakan paru-paru atau hati. Ini bisa mengakibatkan kematian.” Kata Erven.


Catatan Surya, Jackson sudah lama bergulat dengan masalah kesehatan. Menjelang siding kasus pelecehan seksual terhadap anak pada tahun 2005, misalnya, tim pengacara Jacko mengatakan bahwa klien mereka mengalami ketergantungan pada morfin dan obat penghilang rasa sakit Demerol.


Setelah lolos dari jerat hokum kasus pencabulan terhadap anak, Jacko jarang terlihat di depan public. Dia lebih banyak mengurung diri di rumah mewah yang disewanya di Las Vegas. Pria yang baru menjadi muslim itu bahkan pernah mengasingkan diri ke Bahrain.


Bulan lalu dia tidak menghadiri siding gelar perkara di Pengadilan Tinggi London dalam kasus pelanggaran perjanjian bisnis senilai 7 juta dollar AS. Kasus ini diadukan Sheikh Abdullah, seorang Pangeran Bahrain.


Jackson juga mulai bangkrut sehingga dia harus melelang beberapa memorabilia mulai 21 April 2009. benda-benda yang ditawarkan, antara lain, sarung tangan putih yang dikenakannya pada video klip Billie Jean, dan pintu gerbang Neverland, rumahnya di Santa Ynez, Calkifornia AS.


biografi-michael-jackson

Posted by Informan HP in 11:33 PM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Label: Amerika Serikat, Anak, Berita, Budaya, Ingatan, Islam, Jackson 5, Keluarga, Michael Jackson, Mualaf, Musik, Refleksi, Sakit, Sekarat

Thursday, December 18, 2008

Kisah Tentang “Sepatu Bush”

Sepasang sepatu yang dipakai wartawan Irak, Muntazer al_Zahdi, untuk melempari Presiden George W. Bush, mulai menjadi incaran orang-orang kaya Timur Tengah.

Awalnya adalah Adnan Ahmad, direktur teknik kesebelasan nasional Irak, yang berani membeli itu sepatu seharga 100.000 dollar AS (Rp 1,1 milyar). Katanya, nilai itu sepadan dengan keberanian yang ditunjukkan Zaidi yang dianggap mewakili sikap warga Irak.

Namun, selang sehari, tawaran lain – yang lebih fantastis – datang dari seorang pengusaha negeri itu (yang masih dirahasiakan identitasnya). Bayangkan, sepatu yang mungkin awalnya dibeli wartawan itu – paling tidak harganya sekitar Rp 50.000, kini harganya menjadi 20 juta dolar AS (Rp 220 Milyar).

Siapa yang bakal kaya dari sepatu itu belum jelas, karena keberadaannya juga tidak diketahui sampai kini. Ada spekulasi bahwa sepatu itu kini disita aparat keamanan Irak atau dibawa pejabat pemerintahan Bush. Salah satu harian Irak melaporkan, kalau Zaidi terbukti tidak bersalah maka sepatu itu akan dikembalikan.
Selain tawaran-tawaran yang menggiurkan itu, muncul pula dukungan dalam bentuk lain.

Putri pemimpin Libya Muammar Khadafi, Aicha, mengatakan, lembaga sosialnya akan memberikan penghargaan berupa medali keberanian. “Aksi itu merupakan kemenangan bagi hak asasi manusia,” katanya.

Lalu, di Afganistan, Zang-i-Khatar, acara komedi, merekonstruksikan adegan pelemparan sepatu itu. Namun kali ini Bush benar-benar kena.

Di Inggris , peristiwa itu mengilhami munculnya game komputer Sock and Awe. Game yang mempelesetkan sifat serbuan AS ke Irak. Game ini menggunakan Bush sebagai sasaran.

Sidang atas kejadian itu sudah digelar hari ini di Green Zone, markas militer AS dan pusat pemerintahan Irak di Bagdad – tanpa kehadiran di terdakwa. Karena Zaidi saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Ibn Zina yang dikelola AS di Green Zone. Muntazer al-Zaidi mengalami patah tangan dan tulang rusuk serta luka di wajah dan kaki akibat dipukul aparat keamanan Irak. (‘Sepatu Bush’ Ditawar Rp 220 M, Di Afdanistan Lemparan Jadi Kena - Suryalive)

Stories about "Bush Shoes"

A pair of shoes that used Iraqi journalists, Muntazer al-Zahdi, to pelt President George W. Bush, who began a

searching richman of Middle East.

Adnan Ahmad is the beginning, technical director of the Iraqi national eleven, who dare to buy the shoes worth 100,000 U.S. dollars (Rp 1,1 billion). Meanwhile, the value is commensurate with the courage shown Furthermore, which is considered to represent the attitudes of citizens of Iraq.

However, the lapse day, another bid - the more fantastic - come from a country that the businessmen (who are still concealed identity). Imagine, shoes, which may initially purchased the journalists - most do not price around Rp 500,000, now is the price to 20 million U.S. dollars (Rp 220 billion).

Who is the candidate of the rich shoe is not yet clear, because its existence was not known until now. There is speculation that the shoe is now a security officer be brought Iraq or Bush administration officials. One of Iraq's daily report, if proven not guilty Furthermore, the shoes will be returned. Besides bid-bid, which arouse it, also appear in other forms of support.

Daughter of Libyan leader Mu`ammar Khadafi, Aicha, say, social institutions will award a medal to give courage. "Action is a victory for human rights," he said.

Then, in Afghanistan, Zang-i-Khatar, a comedy, reconstruction of throwing shoes that scene. However, this time Bush really be.

In Britain, events that inspire the emergence of computer games Sock and Awe. Mempelesetkan nature of the game to the U.S. invasion of Iraq. Bush is using the Games as a target.

The Council of the event is held today in the Green Zone, U.S. military headquarters and the central government of Iraq in Baghdad - without the presence of the accused. Furthermore because the current is still being treated in hospital, Ibn Zina managed by the U.S. in the Green Zone. Furthermore Muntazer al-experienced broken hand and rib injuries in the face and legs and beaten as a result of the Iraqi security officials. (translate from ‘Sepatu Bush’ Ditawar Rp 220 M, Di Afdanistan Lemparan Jadi Kena - Suryalive)

Posted by Informan HP in 10:16 PM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Label: Anak, Ayah, Berita, Budaya, Bush, Hukum, Irak, Islam, Kandidat Presiden USA, Keluarga, Opini, Pahlawan, Politik, Rakyat, Refleksi, Sepatu, Zaidi

Saturday, November 29, 2008

Mumbai, Terorisme, Islam, Al-Qaedah

Polisi India menyatakan, operasi untuk menumpas kawanan bersenjata di hotel Taj Mahal Palace, Mumbai telah berakhir, sementara jumlah korban bertambah.

Komisaris polisi Hassan Gafoor mengatakan, hotel kini sudah terkendali. "Semua operasi tempur telah berakhir. Semua teroris telah tewas."
Pasukan komando mulai melancarkan serbuan baru Sabtu pagi, saat pertempuran antara apara keamanan dan militan bersenjata yang menelan korban jiwa sedikitnya 195 orang memasuki hari ketiga.

Panglima pasukan Komando India JK Dutt mengatakan kepada media tiga militan terbunuh, namun anak buahnya masih memerika setiap ruang hotel.

Dutt, komandan pasukan komando elit Pengawal Kemanan Nasional mengatakan, jasad yang terlihat terlempar keluar dari jendela hotel Taj Mahal Palace adalah salah seorang militan, lapor Reuters. (Pengepungan Mumbai 'telah berakhir' - BBC Indonesia).

Karena pelaku teroris dikabarkan mati semua, maka sulit untuk bisa menguak siapa otak dibalik terorisme itu.

Dugaan awal, seperti diberitakan Jawa Pos, Sabtu 29 Nopember 2008 (Sayap Al-Qaedah di Balik Teror Mumbai?) peneror adalah kelompok militan radikal dari Pakistan. Tapi, tidak tertutup kemungkinan bahwa pelaku aksi keji itu justru teroris India sendiri. Satu pertanyaan besar yang tersisa, mengapa mereka melancarkan serangan maut tersebut di Mumbai? Hingga kemarin (28/11), teror yang menewaskan sedikitnya 143 orang (bertambah dari angka semula yang 125 orang) tersebut masih menyisakan drama penyanderaan di dua hotel mewah Mumbai, Taj Mahal Palace and Tower Hotel dan Trident Oberoi Hotel, serta Jewish Centre (Pusat Studi Yahudi).

Kepada The Independent, sejumlah analis keamanan menyatakan kecurigaan mereka terhadap militan India dan kelompok separatis Kashmir. "Sekilas, serangan itu memang tampak seperti perbuatan kelompok Indian Mujahedin yang sedang rajin mengobarkan gerakan mahasiswa Islam," ujar Nigel Inkster, analis senior International Institute for Strategic Studies yang juga mantan wakil direktur MI6.

Indian Mujahedin terbentuk dari Gerakan Mahasiswa Islam India (Simi) yang sudah lama dilarang pemerintah. Anggota kelompok garis keras itu, konon, menerima bantuan finansial dan pelatihan di Pakistan. Mereka juga mempunyai hubungan yang cukup dekat dengan militan Kashmir. Sebelumnya, Indian Mujahedin disebut-sebut sebagai pelaku serangan bom di Uttar Pradesh pada November 2007. Juga serangan bom kereta yang menewaskan 187 orang dua tahun lalu.

Teroris domestik India yang juga masuk dalam daftar tersangka adalah kelompok anyar, Deccan Mujahedin. Sebab, tidak lama setelah serangan dilancarkan, kelompok tersebut mengklaim sebagai pelaku ledakan yang mengakibatkan lebih dari 327 orang terluka. Namun, penyelidikan lebih lanjut menyatakan bahwa Deccan Mujahedin hanyalah nama lain dari kelompok militan yang sudah sering melancarkan serangan serupa.

Dugaan lain mengarah pada kelompok separatis Kashmir yang memang terlibat konflik serius dengan India dan Pakistan. Apalagi salah seorang pelaku yang bersarang di Jewish Centre sempat mengontak stasiun TV India dan berbicara dalam bahasa Urdu dengan aksen Kashmir. "Apakah Anda sadar berapa banyak muslim yang sudah menjadi korban pasukan Anda? Tahukah Anda berapa banyak di antara mereka yang terbunuh pekan ini di Kashmir?" serunya seperti dilansir The Independent.

Kendati demikian, dugaan keterlibatan Al Qaidah dalam aksi teror tersebut tidak bisa dikesampingkan. Sebab, sama dengan serangan-serangan lain dari Al Qaidah, serangan di Mumbai itu pun menyasar warga asing. Di Asia Selatan, jaringan teror yang dikomandani Usamah bin Laden itu mempunyai hubungan baik dengan kelompok separatis Kashmir dan agen intelijen Pakistan, ISI.

"Ada banyak dugaan serius yang mengarah pada keterlibatan ISI dalam serangan kali ini," ujar analis keamanan Garry Hindle. Serangan yang rapi dan terkoordinasi serta ditujukan kepada warga asing, tambah dia, menunjukkan adanya keterlibatan pihak asing. Analisis senada dipaparkan Inkster. Menurut dia, adanya sentuhan Al Qaidah dalam aksi teror yang melumpuhkan jantung finansial India tersebut tidak terbantahkan.

Waduh, Islam tercoreng lagi. Belum lama digoyang soal komik Nabi Muhammad, kini soal terorisme.
Posted by Informan HP in 5:19 PM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Label: Al-Qaedah, Islam, Mumbai, Terorisme

Thursday, November 20, 2008

Manusia Yang paling Berpengaruh Di Dunia

Sementara di halaman lain dari situs You Tube, ditampilkan juga Gambar 100 Tokoh Yang Paling Berpengaruh di Dunia tulisan Michael H. Hart yang diposting oleh TheEndGameBoY pada tanggal 1 Februari 2008, yang mana buku ini telah terbit puluhan tahun yang lalu.

Muhammad: The Most influential single figure



Sementara, sebelumnya, oleh pemosting yang lain (shiekhtm) pada tanggal 10 September 2006
ditampilkan gambar lain yang berjudul:

What Michael H Hart says about Prophet Muhammad



Posted by Informan HP in 6:23 PM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Label: 100 Tokoh, Islam, Michael H. Hart, Muhammad

Sunday, August 17, 2008

Sukarni dan Penculikan Soekarno - Hatta

Andai sekelompok pemuda dibawah pimpinan tidak memaksa Soekarno-Hatta untuk segera merdeka, entah bagaimana arah perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Apakah lebih baik atau lebih buruk dari sekarang.

Penculikan Soekarno-Hatta

Mendengar berita kekalahan Jepang, kelompok pemuda dengan kelompok bawah tanah pimpinan Sutan Syahrir, bersepakat bahwa inilah saat yang tepat untuk memproklamirkan kemerdekaan. Sukarni, Wikana dan kelompok pemuda lainnya mendesak Soekarno dan Hatta, tapi mereka berdua menolak. Terjadi perdebatan sengit. Akhirnya, dengan tujuan menjauhkan Soekarno-Hatta dari “pengaruh” Jepang, kedua pemimpin itu “diculik” ke Rengasdengklok oleh kelompok pemuda dengan pimpinan Sukarni.

Untunglah semua pihak kemudian bersepakat bahwa proklamasi kemerdekaan dilakukan pada 17 Agustus 1945 dan itulah yang terjadi. Selanjutnya, Sukarni bekerja mengemban amanat kemerdekaan, bahu-membahu bersama kelompok pemuda lainnya. Sukarni membentuk Comite Van Aksi (semacam panitia gerak cepat) pada 18 Agustus 1945 yang tugasnya menyebarkan kabar kemerdekaan ke seluruh Indonesia. Khusus untuk para pemudanya dibentuk API (Angkatan Pemuda Indonesia) dan untuk buruh dibentuk BBI (Barisan Buruh Indonesia) yang kemudian melahirkan laskar buruh dan laskar buruh wanita.

Di zaman RI Yogya, Sukarni menjabat sekretaris Jenderal Persatuan Perjuangan (PP) di bawah ketua Tan Malaka. PP beroposisi dengan pemerintah dan menolak perundingan pemerintah terhadap Belanda. Aksi PP ini membuat Sukarni dijebloskan ke penjara tahun 1946. Selanjutnya Sukarni juga mengalami penahanan di Solo, Madiun, Ponorogo (daerah komunis Muso) di masa pemerintahan Amir Syarifudin (1947/1948)

[sumber: Wikipedia]




Posted by Informan HP in 1:29 AM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Label: Berita, Indonesia, Islam, Opini, Rakyat, Refleksi

Tuesday, June 10, 2008

Islam Bukan Preman, Bung.....

Ketika Islam hadir di bumi Arab, justru dizalimi oleh para preman jahiliyah. Dan ketika Islam hadir di bumi Nusantara juga tanpa memakai gaya preman.

Kini banyak orang yang merasa, bahwa Islam yang dilakoninya adalah Islam yang sebenarnya Islam. Tempo Edisi menampilkan Topik: Beriman Tanpa Jadi Preman. Dalam opininya ditulis antara lain:

KEPADA polisi ucapan selamat rasanya pantas diberikan. Mereka berani menahan dan menetapkan Ketua Front Pembela Islam Rizieq Shihab sebagai tersangka di balik tragedi Monas. Puluhan anak buahnya disidik seusai ”serangan fajar” yang rapi, tanpa bentrokan, tanpa perlawanan. Para dedengkot laskar berjubah putih dari Petamburan ini sudah pula diciduk, meski ada yang keburu jadi buron.

Langkah bagus bagi proses penegakan hukum, meskipun ada kritik ihwal keteledoran dalam pengamanan sebelum dan ketika tragedi di Lapangan Monas itu terjadi. Tak adanya benteng pengaman yang memadai membuat para laskar berjubah itu begitu leluasa menggebuki para aktivis dari Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan sampai babak belur pada 1 Juni lalu.....

Opini ini diakhiri dengan tulisan:

Setelah yang bersalah dihukum, jangan penyelesaian seperti masa lalu terjadi lagi. Bukankah polisi pernah mengeluarkan Rizieq dari tahanan polisi dan menjadikannya tahanan rumah, namun tak lama kemudian dia mencabut gugatan kepada polisi yang diikuti dengan pembekuan laskar. Privilese dan tawar-menawar dengan aparat model begini sudah harus diakhiri.

Negara harus menang. Ini hanya bisa terjadi manakala pemerintah berani bersikap tegas, termasuk kepada laskar yang bertindak atas nama Islam. Negara Pancasila ini harus diatur berdasarkan konstitusi dan hukum positif. Negara harus menjamin kebebasan beragama warga negaranya, juga memastikan agar pemeluk agama beriman tanpa menjadi preman.

Semoga ini semua bisa jadi pelajaran bagi kita semua. Bahwa berbuat baik tak baik bila dilakukan dengan cara-cara yang tidak baik.

Posted by Informan HP in 12:12 AM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Label: Bukan, Damai, Gaya, Islam, Preman

Thursday, June 5, 2008

Islam (Indonesia) Dalam Bahaya?

Setelah runtuhnya Uni Sovyet, diyakini bahaya latent komunis telah runtuh, orang Barat (baca: kapitalis, liberarisme) mulai melirik musuh yang lain, yaitu Islam.

Segala daya upaya dilakukan agar yang namanya Islam berusaha dihancurkan dengan berbagai cara. Penghancuran WTC (yang aneh, setelah kejadian ini umat Islam di Amerika meningkat 10%), pelecehan Islam lewat fitna, dan terkhir konflik horizontal antara warga NU (nahdiyin)dengan FPI.

Sehubungan dengan kasus yang terakhir, Pak Hasyim Muzadi menyerukan kepada segenaap warga NU agar tak berlebihan dalam melakukan reaksi terhadap FPI. Kata beliau: “PBNU menyerukan agar warga NU se-Indonesia tetap pada pos dan kediamannya (baca: tetap tenang dan tidak terprovokasi) masing-masing,” tegas Hasyim kepada wartawan di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Selasa (3/6).

Hasyim juga meminta kepada semua kalangan Nahdliyin (sebutan lain untuk warga NU) agar berhati-hati dan tidak terprovokasi atas kasus tersebut. Pasalnya, ia melihat ada pihak-pihak tertentu yang dengan sengaja berupaya melibatkan serta ‘membenturkan’ NU dengan kelompok lain.

Ia mengaku sangat menyesalkan tindakan kekerasan yang dilakukan FPI pada aktivis AKKBB. Karena kekerasan atas nama apa pun tak dapat dibenarkan. Apalagi, Indonesia adalah negara hukum yang semua persoalan semestinya dapat diselesaikan melalui jalur hukum.

Namun, yang lebih penting dari pada itu, ia mengimbau kepada semua pihak, utamanya unsur di dalam NU agar tak melibatkan NU dalam masalah tersebut. Sebab, kasus penyerangan FPI terhadap aktivis AKKBB tidak ada hubungannya dengan NU. “Karena relevansinya tidak ada antara NU dan Monas, NU dan FPI,” tandasnya.

Lebih dari itu, sebaiknya seluruh elemen masyarakat diharapkan untuk kembali ke fokus. Masalah nasib sebagian besar bangsa Indonesia yang kian terpuruk lantaran kenaikan harga BBM. Ini yang paling mendesak.

Dan juga harus waspada, bahwa Islam (di Indonesia) berada dalam bahaya, bila ini konflik menjadi berkepanjangan. Akan semakin menunjukkan hasil bagi para penghancur Islam. Dan menjadi bukti bahwa Islam memang identik dengan kekerangan, teror, dan lain sebagainya.
Posted by Informan HP in 1:49 AM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Label: Bubarkan, FPI, Islam, Monas, NU, Tragedi

Monday, May 5, 2008

Gonjang Ganjing PKB: Gus Dur Jadi Repot

Saya simpatisan PKB. Melihat perkembangan belakangan ini, saya jadi sedih. Kenapa bisa demikian?

Apa sebetulnya yang terjadi. Saat partai lain sibuk menata diri demi menyongsong Pemilu 2009, PKB justru berkonflik. Dan kalau masing-masing pihak (kubu Gus Dur vs kubu Cak Imin) bersikukuh dengan pendiriannya, niscaya PKB bakal absen dalam Pemilu 2009. Alangkah sayangnya........

Gus Dur, yang selalu memandang enteng persoalan, dengan ungkapannya yang populer (GITU AJA KOK REPOT), kali ini betul-betul dibuat repot oleh keponakannya sendiri.

Kurniawan Muhammad, wartawan Jawa Pos dalam opininya (Konflik PKB dan Pesan Hadratus Syekh) mengutip pesan Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari, salah seorang pendiri NU dan juga kakek Gus Dur. Pesan itu, antara lain, "Manusia harus bersatu agar tercipta kebaikan dan kesejahteraan serta terhindar dari bahaya.... Janganlah hal-hal sepele menyebabkan kamu bercerai berai, bertengkar, dan bermusuhan serta jangan kamu meneruskan budaya saling bertikai dan mencaci...," Seandainya sang Hadratus Syekh masih hidup?

Posted by Informan HP in 10:42 PM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Label: Berita, Islam, Keluarga, Opini, Orde Reformasi, Rakyat, Umum

Friday, April 18, 2008

Romeo, Muhammad dan Al Amin

Di Inggris, zaman dulu, dalam suatu pesta topeng, Romeo bertemu dengan Juliet. Keduanya lantas jatuh cinta. Romeo merasa tak beruntung karena ia bernama Romeo, yang berasal dari keluarga Montague, yang merupakan musuh bebuyutan Capulet, keluarga Juliet. Cinta mereka akhirnya berakhir tragis.

Di Jazirah Arab, Muhammad, karena jujur dalam berdagang, maka beliau diberi julukan Al-Amiin. Orang yang terpercaya. Dan pada akhirnya beliau diangkat oleh Allah menjadi Nabi pamungkas hingga akhir zaman.
Sementara itu, di bumi pertiwi yang bernama Indonesia ini, tersebutlah seorang anggota DPR bernama Al Amin Nasution. Telah menikah dengan penyanyi nDang-Dut, Christina. Walau sempat “jatuh bangun”, akhirnya mereka rujuk kembali.
Beberapa saat setelah Dewan Kehormatan DPR akan menuntut SLANK karena dianggap lagunya melecehkan DPR (yang kemudian diurungkan), tiba-tiba saja Al-Amin ditangkap KPK, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, karena dituduh terlibat kasus penyuapan. Sialnya lagi, pada saat itu ia kedapatan dengan seorang perempuan ABG.
Apakah kasus penyuapan ini nanti akan terbukti apa tidak, tapi yang pasti, Christina (barangkali saja) merasa tak beruntung kali ini. Bagaimana tidak. Menurut Suryalive.com, M Al Amin Nur Nasution, anggota DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, ditangkap aparat KPK karena diduga menerima suap dari Azirwan, Sekda Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Mereka ditangkap di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu dini hari. Amin diduga menerima suap terkait pengalihan fungsi hutan lindung di Bintan.

Apakah Christina merasa tidak beruntung seperti Romeo/Juliet atau tidak, hanya dia sendiri yang tahu.

Posted by Informan HP in 10:04 PM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Label: Berita, Indonesia, Islam, Keluarga, Opini, Refleksi

Friday, March 14, 2008

Andai Muhammad Lahir di Jawa

behindwindow.jpg6 hari lagi, 12 Rabiul Awal 1429 Hijriyah, bertepatan dengan tanggal 20 Maret 2008 dan bersebelahan dengan Kenaikan Nabi Isa, umat Islam merayakan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.

Kaum ulama yang berpaham Salafiyah dan Wahhabi, (saya comot dari sini) umumnya tidak merayakannya karena menganggap perayaan Maulid Nabi merupakan sebuah Bid'ah, yaitu kegiatan yang bukan merupakan ajaran Nabi Muhammad SAW. Mereka berpendapat bahwa kaum muslim yang merayakannya keliru dalam menafsirkannya sehingga keluar dari esensi kegiatannya.

Sementara itu, masyarakat muslim di Indonesia umumnya menyambut Maulid Nabi dengan mengadakan perayaan-perayaan keagamaan seperti pembacaan shalawat nabi, pembacaan syair Barzanji dan pengajian. Menurut penanggalan Jawa bulan Rabiul Awal disebut bulan Mulud, dan acara Muludan juga dirayakan dengan perayaan dan permainan gamelan Sekaten.

Sedang di sebagian masyarakat muslim Sunni dan Syiah di dunia merayakan Maulid Nabi. Muslim Sunni merayakannya pada tanggal 12 Rabiul Awal sedangkan muslim Syiah merayakannya pada tanggal 17 Rabiul Awal, yang juga bertepatan dengan ulang tahun Imam Syiah yang keenam, yaitu Imam Ja'far ash-Shadiq.

Tadi malam, rencananya saya mau melakukan pembunuhan 1000 setan dengan istri saya. Namun karena istri saya nampak asyik terlelap dengan anak-anak saya, maka hanya bisa memandangnya saja. Lantar pikiran nakal saya muncul, seperti yang menjadi judul opini ini. Andai Muhammad lahir di Jawa,bagaimana perkembangan Islam. Apakah bisa seperti sekarang, tidak berkembang atau malah berkembang lebih pesat?

Kemungkinan, demikian pikiran saya menerawang, Al-Qur'annya pakai bahasa Jawa: Ha Na Ca Ra Ka. Lalu kiblatnya di mana?

Ah, setan alas! Kenapa pikiran ini jadi ngaco begini. Segera saja saya bangkit dari tempat tidur dan pergi mengambil air wudlu. Saya nelakukan sholat tobat. Semoga saya mendapat ampunan dari Allah SWT atas keliaran pikiran saya ini.

Subhanallah!

Selamat merayakan Maulid Nabi. Semoga jalan terang akan terus membimbing kita semua. Amiin ya Robbal Alamiin.......

150px-muhammed.gif

Posted by Informan HP in 6:01 PM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Label: Indonesia, Islam, Jawa, Keluarga, Opini, Refleksi

Muhammad: Manusia Paling Berpengaruh dalam Sejarah

100-tokoh.jpgDari puluhan milyar manusia yang pernah ada di atas planet bumi ini, tak lebih dari satu juta yang bisa masuk ke dalam buku biografi dalam arti luas. Dari jumlah itu, mungkin cuma 20.000 orang yang hasil upayanya punya harga untuk disebut dalam buku kamus biografi. Dan dari jumlah itu hanya 0,5% yang dimasukkan oleh Michael H. Hart ke dalam bukunya yang fenomenal : Setarus Tokoh Yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah, terjemahan H. Mahbub Djunaidi, diterbitkan oleh PT Dunia Pustaka Jaya, Jakarta, 1998, Cetakan XV, Harga 9.000. Demikian antara lain kata penulis buku ini dalam pendahuluannya.

Dari 0,5% itu, Nabi Muhammad menempati urutan teratas dari 100 tokoh yang dianggap paling berpengaruh dan mempunyai peran penting dalam perubahan arah sejarah dunia.

Walaupun saya yakin sudah banyak yang mengenal dan membaca buku yang fenomenal ini, tak ada salahnya dalam menjelang Maulid Nabi Muhammad pada tanggal 12 Rabiul Awal 1429 Hijriyah yang bertepatan pada tanggal 20 Maret 2008 ini, saya refresh kembali masalah ini.

Apakah pengaruh Nabi Muhammad yang paling mendasar terhadap sejarah umat manusia?...... Jika diukur dengan jumlah, pemeluk Agama Nasrani dua kali lipat besarnya dari pemeluk Agama Islam. Dengan sendirinya timbul tanda tanya apa alasan menempatkan urutan Nabi Muhammad lebih tinggi dari Nabi Isa dalam daftar.

Ada dua alasan yang dikemukakan oleh Hart: Pertama Muhammad memainkan peranan jauh lebih penting dalam pengembangan Islam ketimbang peranan Nabi Isa terhadap agama Nasrani. Biarpun Nabi Isa bertanggung jawab terhadap ajaran-ajaran pokok moral dan etika Kristen (sampai batas-batas tertentu berbeda dengan Yudaisme), St. Paul merupakan tokoh penyebar utama teologi Kristen, dan penulis bagian terbesar dari Perjanjian Lama.

Sebaliknya Nabi Muhammad bukan saja bertanggung jawab terhadap teologi Islam, tetapi sekaligus juga terhadap pokok-pokok etika dan moralnya. Tambahan pula dia "pencatat" Kitab Suci Al-Qur'an, kumpulan wahyu kepada Nabi Muhammad yang diyakininya berasal langsung dari Allah.... yang mana wahyu ini disalin dengan penuh kesungguhan selama Muhammad masih hidup dan kemudian dihimpun dalam bentuk yang tak tergoyahkan tak lama sesudah beliau wafat. Al-Qur'an dengan demikian berkaitan erat dengan pandangan-pandangan Muhammad serta ajaran-ajarannya karena ia bersandar pada wahyu Tuhan.

Sebaliknya, tak ada satupun himpunan yang begitu terperinci dari ajaran-ajaran Isa yang masih dapat dijumpai di masa sekarang. Kemungkinan pengaruh Muhammad dalam Islam lebih besar dari pengaruh Isa dan St. Paul dalam dunia Kristen (walau) digabung menjadi satu. Demikian kesimpulan Michael H. Hart.

Ingin membaca isi buku secara lengkap? Bisa download di sini (1,2 MB zip) yang saya ambil dari situ.

Posted by Informan HP in 5:20 PM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Label: Agama, Buku, Indonesia, Islam, Refleksi, Sosial, Umum
Older Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)

Soegeng Rawoeh

Mudah-mudahan apa yang tertuang dalam blog ini ada guna dan manfaatnya.

Link Favorit

  • BBC Indonesia
  • Blog Profit Blueprint
  • Blog Profits Blueprint
  • Entrepreneurs Journey
  • facebook
  • SURYA online
  • Tempo Interaktif
  • Tweetdeck
  • Twitter
  • VOA Indonesia
  • Wikipedia
  • Yahoo Indonesia

Total Pageviews

Feedjit

Subscribe To

Posts
Atom
Posts
All Comments
Atom
All Comments
100 Tahun Budi Utomo My BlogCatalog BlogRank

Secret to Getting Google Ads FREE just $67

Advertising Free Annual Credit Report


KapanLagi.com Trailer


Search Engine Optimization and SEO Tools
AddThis Social Bookmark Button Djunaedi RDs Blog at Blogged blogaja.com

Readers

web counter Add to Technorati Favorites KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Submit to Social Websites
Powered By Blogger

Geo Visit

Lelang Blog?


My blog is worth $1,693.62.
How much is your blog worth?

Live Traffic Feed

Perlu Ditengok

Add to Google Reader or Homepage

Subscribe in NewsGator Online

Subscribe in Rojo

Add Djunaedi RD's Blog to Newsburst from CNET News.com

Add to My AOL

Subscribe in FeedLounge

Add to netvibes

Subscribe in Bloglines

Add to The Free Dictionary

Add to The Free Dictionary

Add to Plusmo

Subscribe in NewsAlloy

Add to Excite MIX

Add to netomat Hub

Add to fwicki

Add to flurry

Add to Webwag

Add to Pageflakes

blog-indonesia.com Submit to Social Websites

Blog Archive

  • ▼  2010 (2)
    • ▼  October (1)
      • Nokia C-3 Atawa LG GW 305
    • ►  January (1)
  • ►  2009 (23)
    • ►  October (1)
    • ►  June (1)
    • ►  May (3)
    • ►  April (2)
    • ►  March (2)
    • ►  February (1)
    • ►  January (13)
  • ►  2008 (341)
    • ►  December (28)
    • ►  November (35)
    • ►  October (4)
    • ►  September (12)
    • ►  August (29)
    • ►  July (16)
    • ►  June (34)
    • ►  May (38)
    • ►  April (36)
    • ►  March (60)
    • ►  February (28)
    • ►  January (21)
  • ►  2007 (13)
    • ►  December (3)
    • ►  November (10)
Awesome Inc. theme. Powered by Blogger.