Showing posts with label Pemilu. Show all posts
Showing posts with label Pemilu. Show all posts

Saturday, June 13, 2009

KOALISI DAN ISI KUALI

Umumnya kamus ilmu politik mengartikan ”koalisi” secara netral sebagai ”penyatuan sementara sejumlah partai yang memiliki kepentingan serupa untuk memperkuat pemerintahan”. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi Ketiga, juga cenderung memberikan makna yang sama netralnya: ”kerja sama antara beberapa partai untuk memperoleh kelebihan suara di parlemen”.

”Koalisi” dibawa masuk ke dalam bahasa Indonesia sebagai serapan dari bahasa Inggris. Dilihat dari asal-usulnya yang lebih jauh, ia berasal dari bahasa Latin, mulai digunakan pada awal abad ke-17. Sejalan dengan perkembangan (kehidupan dan ilmu) politik yang semakin modern, kata ini kemudian banyak digunakan sejak akhir abad ke-18. (Koalisi, Eep Saefulloh Fatah, Edisi. 16/XXXVIII 08 Juni 2009)

KOALISI – di Indonesia – ternyata tidak ditentukan oleh kesamaan visi dan misi partai. Ia lebih ditentukan oleh ISI KUALI. Tak heran manakala menjelang tenggat pendaftaran Capres/Cawapres, para petinggi partai saling bersibaku loncat dari koalisi yang satu ke koalisi yang lain.

Dari balik kesibukan politikus dan partai politik bertarung dalam pemilihan presiden hari-hari ini, lanjut Eep, yang kita temukan adalah degradasi kata ini. Ia cenderung dimaknai sebagai upaya elite dan partai untuk menyatukan kepentingan mereka yang sempit, sepihak, dan tak berurusan dengan hajat hidup dan kesejahteraan orang banyak.

Tuesday, March 24, 2009

Caleg Gila? Ke Menur Saja

Siapapun dia, dari partai manapun dia diberangkatkan, pasti ambisi untuk menjadi Calon Legislatif (caleg) amatlah besar. Semakin banyak dana yang dipakai untuk biaya “memikat rakyat” semakin besar dan tinggi harapan mereka. Dari partai gurem hingga partai konglomerat, mereka mati-matian berdaya upaya untuk memeras otak, bahkan banyak yang lari ke dukun (Ponari juga?), minta doa para kyai, menghubungi sobat-sobat yang sebelumnya dilupakan, demi untuk sebuah kursi – baik untuk Tingkat II, Propinsi ataupun Pusat.

Di Jatim saja, menurut Harian Surya, Selasa, 24 Maret 2009, untuk merebut jatah 87 kursi DPR RI periode 2009-2014 sebanyak 1.468 caleg yang bertarung dalam Pemilu 9 April nanti. Sedangkan untuk total 100 kursi di DPRD Jatim diperebutkan oleh 1.665 caleg dan sebanyak 1.710 kursi di DPRD Kabupaten/Kota, jumlah caleg yang berjibaku mencapai belasan ribu.

Jadi yang berhasil memperebutkan dan menduduki kursi Legislatif (Jatim) hanyalah 1.852 orang saja. Belasan ribu yang lain?

Dalam tabelnya, Harian Surya menyebutkan bahwa total jumlah caleg DPR RI (11.215), DPR Propinsi (112.000) dan DPRD Kabupaten/Kota (1.500.000) dan DPD (1.109).

Sebuah penelitian dari ahli jiwa RS Hasan Sadikin Bandung, seperti yang kami comot dari (masih) koran yang sama, sangat mungkin caleg yang tidak lolos bisa bila karena frustrasi. Setelah dilakukan tes terhadap para caleg kota/kabupaten di Indonesia, ditemukan fakta bahwa daya tahan mental para caleg umumnya tidak kokoh sehingga susah menerima kenyataan buruk apabila mereka kalah dalam pemilu.

Direktorat Kesehatan Jiwa Departemen Kesehatan telah menyiagakan 32 RSJ yang ada di tanah air, untuk menampung para Caleg GATOT (Gagal Total) yang stress berat. Sayangnya daya tampungnya cuma 8.500 orang saja.

Dari ke-32 RSJ, RSJ Menur adalah yang terbaik. Paling tidak, begitulah ucap Direktur RSJ Menur, dr. Hendro Riyanto, Sp.KJ.MM, jual kecap. Yang pasti tidak gratis. Masih perlu mengeluarkan kocek minimal Rp 25.000 per hari dan yang VIP 1 (Rp 350.000) VIP 2 (Rp 250.000), Kelas Utama 1 (Rp 150.000) dan Kelas Utama 2 (Rp 100.000). Pilih mana?whats_going_on_here_thumb3

Thursday, December 25, 2008

Pemilu 2009: Tak Lagi Memilih Kucing Dalam Karung

Mahkamah Konstitusi (MK) kembali membuat kejutan. Setelah memerintahkan pemungutan suara ulang dalam Pilkada Jatim, kini MK menghapuskan sistem nomor urut untuk menentukan siapa duduk di kursi DPR dan DPRD.

Keputusan MK soal Pasal 214 Huruf a, b, c, d, e UU Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu DPR, DPD dan DPRD dibacakan di Gedung MK Jakarta, Selasa (23/12/2008). Dengan demikian, sistem suara terbanyak akan menjadi rujukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menentukan pemenang pemilu legislatif.

mahfud_mdMajelas hakim yang dipimpin Ketua MK Mahfud MD menilai pasal tersebut hanya menguntungkan caleg yang duduk di nomor urut terkecil dan sebaliknya merugikan caleg nomor urut besar. Sebab, caleg dengan nomor urut besar harus bekerja sangat keras untuk memperoleh suara 30 persen atau lebih.

Kalau pun akhirnya caleg dengan nomor urut besar bisa meraih suara 30 persen atau lebih, dia belum tentu bisa mendapatkan kursi di DPR/DPRD kalau caleg dengan nomor urut kecil juga mendapatkan jumlah suara yang sama.

“Menurut mahkamah, Pasal 214 Huruf a, b, c, d, e yang menentukan pemenang adakah yang memiliki suara di atas 30 persen dan menduduki nomor urut lebih kecil adalah inkonstitusional, bertentangan dengan kedaulatan rakyat sebagaimana diatur dalam UUD 1945,” tutur Hakim Konstitusional Arsyad Sanusi.

Fasal ini dinilai tidak adil karena mengandung standar ganda yang memaksakan pemberlakuan hokum yang berbeda dalam kondisi yang sama. Menurut MK, partai politik harus dibatasi dalam menentukan caleg, yaitu tidak boleh melanggar prinsip kedaulatan rakyat.

MK juga menegaskan, penghapusan itu tidak berarti ada kekosongan hokum. Walaupun tanpa revisi UU maupun pembentukan peraturan pemerintah, keputusan MK berlaku sebagai hukum.

Dalam kesempatan yang sama, MK juga memutuskan tetap mempertahankan DPR, DPD dan DPRD, serta memutuskan untuk mempertahankan ketentuan kuota perempuan 30 persen dan zipper system yang mengharuskan terdapat sekurang-kurangnya satu perempuan bakal calon pada setiap tiga orang di daftar bakal calon, seperti yang diatur dalam Pasal 55 Ayat (2) UU Pemilu. (MK Hapus Sistem Nomor Urut - Harian Surya)

Dengan keputusan ini memang siapa yang pantas duduk di kursi DPR dan DPRD adalah murni jumlah suara rakyat. Bukan ditentukan oleh otoritas partai. Kalau sebelumnya kita memilih caleg ibarat memilih kucing dalam karung, tak tahu kucing garong atau kucing angora.

Namun masalahnya sekarang bergeser di aras bawah. Bagi yang berkantong tebal, niscaya bakal mempunyai peluang yang lebih besar ketimbang calon yang hanya berbekal visi dan misi. Karena rakyat sekarang (masih) butuh nasi. Bukan visi atau misi.

Yakin, akan banyak uang (asli maupun – hati-hati – palsu, yang beredar di segenap penjuru Nusantara.

Sunday, August 17, 2008

Hidup Adalah (Bukan Sekedar) Perbuatan (Saja)


Mas Tris (Sutrisno Bachir) memang paling gencar dalam mengiklankan dirinya dengan slogan : Hidup Adalah Perbuatan. Setiap event penting dia selalu hadir. Misalnya saat Kebangkitan Nasional atau EURO 2008, mas Tris selalu meng-update iklannya. Bahkan yang terakhir dia tampilan bocah yang juara Olimpiade Fisika (kalau nggak salah) dan yang paling mutakhir suster Andi Rabiah alias 'Suster Apung'.

Andi Rabiah adalah perawat yang bertugas di Puskesmas Kepulauan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, sejak 1977. Dalam bertugas ia harus mengunjungi pasiennya dengan perahu kecil dan menerjang ganasnya ombak. Ia menjadi simbol simbol pengabdian perawat di daerah terpencil setelah mahasiswa Universitas Hasanuddin, Andi Arfan Sabran, membuat film dokumenter keseharian tugas Rabiah.

Namun, memang Hidup Adalah (bukan sekedar) Perbuatan (saja). Perlu disertai dengan itikad baik dan kejujuran. Buktinya , 'Suster Apung' Protes Iklan Soetrisno Bachir. Pasalnya, lantaran merasa terganggu dengan sindiran sebagai pendukung Partai Amanat Nasional (PAN), suster Andi Rabiah alias 'Suster Apung' memprotes pengambilan gambar dirinya sebagai bintang iklan Ketua Umum DPP PAN, Soetrisno Bachir (SB). Ia mengira, pengambilan gambar dirinya di Bali pada 13-14 Juli itu untuk pembuatan iklan layanan masyarakat.

"Saat pengambilan gambar, saya tidak tahu jika itu untuk iklan ketua PAN. Saya memang bertemu seseorang yang mengenalkan diri sebagai 'Tris', tapi saya tidak tahu siapa dia. Saya membayangkan iklan layanan masyarakat itu dibuat pemerintah," kata Rabiah di Makassar, Jumat (15/8).


Meski sudah membantah ada penipuan terhadap Suster Hj Rabiah alias Suster Apung, pihak pembuat seri iklan Soetrisno Bachir (SB), 25 Frames, meminta maaf. 25 Frames siap dan senang hati akan menghentikan penayangan iklan yang melibatkan Suster Apung.

"Jujur, saya dan teman-teman yang terlibat ikut menyesal bahwa niat baik kami berujung kepada kesulitan bagi Suster Hj. Andi Rabiah. Namun kami lebih menyesalkan bila ada pihak-pihak lain yang menggunakan Suster Hj. Andi Rabiah sebagai ‘vehicle’ dalam berpolitik," kata Ipang Wahid, konsultan komunikasi Soetrisno Bachir yang juga sutradara iklan 25 Frames Production, dalam rilisnya yang diterima detikcom, Jumat (15/8/2008).

"Kami berharap biarlah Suster Hj. Andi Rabiah kembali ke 'kehidupan nyata'-nya. Seandainya iklan televisi versi Suster Hj. Andi Rabiah dirasa menyulitkan dirinya, kami mohon maaf dan akan dengan senang hati kami hentikan penayangannya," sambung Ipang. (25 Frames Hentikan Penayangan Iklan SB-Suster Apung)

Saya jadi ingat lagunya Koes Plus, yang antara lain berbunyi:Mari mari oy berterus terang, Jangan lewat pintu belakang.

Friday, April 4, 2008

Hillary Frustrasi……..

obama.jpgMerasa posisinya kian menguat, Obama mulai mengalihkan perhatian. Dari saingannya, Hillary, kini diarahkan kepada kandidat Partai Republik, John McCain.

Dalam kampanye Selasa (1/4), berita Jawa Pos Online, misalnya, Obama menyerang pendapat McCain soal pasukan AS di Iraq. Menurut Obama, kalau terpilih, McCain dipastikan melanjutkan kebijakan ekonomi dan militer ala Presiden George W. Bush.

Serangan Obama itu merupakan balasan atas serangan McCain yang menyebutnya tidak punya pengalaman dalam sistem keamanan nasional. “Senator McCain adalah salah seorang yang ingin agar pasukan AS tetap berada di Iraq selama 100 tahun,” ujar Obama.

“Seribu tahun di negara yang tidak ada hubungannya dengan kejadian 9/11 mungkin masuk akal bagi George Bush dan John McCain, tapi ini adalah suatu kesalahan. Ini tidak benar untuk keamanan dan ekonomi nasional kita,” tambah Obama yang disambut tepuk tangan pendukungnya.

mcchain.jpgJuru bicara McCain, Tucker Bounds, angkat bicara. Menurut dia, melihat sulitnya perdamaian yang bisa dicapai pangkalan militer AS di negara lain menunjukkan bahwa Obama tidak siap menjadi panglima tertinggi. “Usahanya untuk mengubah posisi McCain menjadi orang lain hanya menambah kekecewaan, politik gaya lama,” ujar Bounds.

Terkait dengan persaingan di Demokrat, yang belum juga usai, Obama meminta pendukungnya tidak khawatir. Dia berusaha menguatkan pendukung Partai Demokrat agar tidak pindah haluan, memberikan suara pada partai saingannya, Partai Republik.

hillary_furstrasi_jawa_pos.jpgSementara itu, Hillary yang tak ingin mundur dari bursa Pilpres AS menantang senator Illinois itu untuk memenangkan primary Pennsylvania. Dalam acara April Fool’s joke, salah satu agenda tur kampanye di hall Kota Pennsylvania, dia berharap bisa memberikan sesuatu yang berguna bagi partai agar pendukungnya bisa membuat keputusan yang tepat.

Kampanye yang dikemas dalam bentuk acara boling itu diumpamakan bentuk primary pada 22 April nanti. “Jadi, saya punya proposal. Saya menantang Senator Obama untuk boling malam ini di Pennsylvania,” ujarnya lantas tertawa.

Walau Hillary sudah dipandang sebelah mata oleh Obama, Hillary tetap ngotot agar Obama melayani tantangannya. Sampai-sampai di acara GUYONAN-APRIL-MOP-NAN-BOHONG itu, Hillary memerlukan untuk hadir di sana.


Soegeng Rawoeh

Mudah-mudahan apa yang tertuang dalam blog ini ada guna dan manfaatnya.