Showing posts with label Obama. Show all posts
Showing posts with label Obama. Show all posts

Thursday, January 22, 2009

Eforia Obama, Derita Gaza

Ketika tragedi Mumbai (drama penyanderaan di dua hotel mewah Mumbai, Taj Mahal Palace and Tower Hotel dan Trident Oberoi Hotel, serta Jewish Centre - Pusat Studi Yahudi, yang menewaskan sedikitnya 143 orang) Obama mengecam adanya aksis teror tersebut.

Ketika Israel membombardir Gaza, Obama enggan berkomentar lantaran ia tak ingin ada standar ganda atas sikap Amerika Serikat terhadap soal Israel - Palestina.

Namun, setelah ia dilantik, baik dalam pidatonya maupun konferensi persnya, tak sepatah katapun terlontar soal Gaza. Ada apa ini. Apa ia memang sama dengan pendahulunya : PENDUKUNG BERAT ISRAEL?

Barack Obama Inauguration Speech Part 1

Barack Obama Inauguration Speech Part 2

Wednesday, November 26, 2008

Obama, Nasi Goreng dan Rambutan

Presiden Amerika Serikat terpilih Barack Obama menyatakan kerinduannya untuk datang ke Indonesia, tempat dia tinggal sewaktu kecil.

"Beliau dengan bahasa Indonesia yang masih fasih, mengatakan apa kabar. Saat saya undang untuk datang ke Jakarta saat APEC summit di Singapura tahun depan, beliau mengatakan datang ke Indonesia sangat penting, selain untuk meningkatkan kerja sama juga untuk menikmati bakso, rambutan dan nasi goreng," kata Presiden Yudhoyono menceritakan percakapannya melalui telpon dengan Presiden Obama di Bandara Tacoma Seattle, Amerika Serikat, Senin waktu setempat.

Presiden Yudhoyono berada di Seattle saat transit dalam perjalanannya dari Lima, Peru menuju Jakarta.

Dalam percakapannya itu, kedua Kepala Negara berkomitmen untuk meningkatkan hubungan kedua negara dan saling mendukung peran kedua negara dalam forum-forum internasional.

Juru bicara Presiden Dino Patti Djalal mengatakan percakapan telpon itu berlangsung sekitar enam menit dan sebenarnya telah dirancang sejak sebelum Presiden Yudhoyono meninggalkan Tanah Air 13 Nopember lalu.

Dalam percakapan itu, Presiden Yudhoyono juga menyampaikan selamat atas kemenangan Presiden Obama dalam pemilu beberapa waktu lalu dan menyatakan siap bekerja sama dengan Obama melanjutkan hubungan baik itu.

Menurut Dino, Presiden Obama juga menyatakan kebanggaannya bila bisa berkunjung ke Indonesia suatu saat nanti untuk mempererat hubungan Indonesia dan Amerika.

Dalam perjalanan pulang ke Tanah Air, Presiden Yudhoyono dijadwalkan kembali singgah di Bandara Nagoya Jepang sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta. (Obama Kangen Nasi Goreng dan Rambutan - tvOne)

Catatan: Ingin buku Gratis: The Audacity of Hope: Thoughts on Reclaiming the American Dream? Silakan klik di sini.

Sunday, November 9, 2008

Headline The New York Times: Foto Anak-anak SD Menteng

NEW YORK - Presiden AS terpilih Barack Hussein Obama boleh saja ''mencueki'' Indonesia selama kampanye pilpres lalu. Namun, The New York Times justru seperti mengingatkan presiden kulit hitam pertama AS itu agar tak melupakan negara tempat dirinya pernah tinggal empat tahun saat masa kecil tersebut.

Pada penerbitan edisi Kamis, 6 November 2008, koran paling berpengaruh di AS itu memampang besar-besar foto anak-anak SD Menteng 01 Jakarta di halaman depan. Pada foto itu, anak-anak dengan wajah gembira berloncatan membawa foto Obama merayakan kemenangan ''kakak kelas'' mereka di tengah gerimis hujan. ( SD Menteng Foto Depan Koran New York Times - Jawa Pos)

Wednesday, November 5, 2008

Just The Way You Are: Obama

Barack Obama sudah dipastikan menjadi presiden Amerika Serikat mulai awal tahun depan setelah ia meraup suara dari California, negara bagian dengan 55 kursi Dewan Pemilih, dan total sudah mengumpulkan 297 kursi.

Hasil ini, yang dikutip dari CNN, menunjukkan apapun hasil di negara bagian lain sudah tidak mempengaruhi hasil lagi. Aturannya, Obama maupun McCain harus memperebutkan minimal 270 suara atau kursi Dewan Pemilih. Saat memenangkan, Obama mengumpulkan 50 persen lebih dari jumlah minimal.

Obama antara lain unggul di nagara bagian seperti New York, Rhode Island, Massachusetts, Connecticut, Illinois, New Jersey, Maine, Maryland. Wisconsin, Michigan, Minnesota, Pennsylvania, New Hampshire, Vermonta, Delaware, Maine, Washington DC, New Mexico serta Ohio.

Obama kecil pernah tinggal di Menteng, Jakarta Pusat. Ia sekolah dan bergaul dengan anak kampung. Tepatnya Obama bersekolah dari 1968 hingga 1970 awal. Selanjutnya ia pindah ke Sekolah Dasar 01 Besuki, Menteng (sekarang Sekolah Dasar Negeri Menteng 01, Jalan Besuki) saat kelas III. Ia cuma sampai kelas IV dan kemudian melanjutkan pendidikan dasarnya di Hawaii, Amerika Serikat. (Anak Menteng Jadi Presiden Amerika - TEMPO Interaktif )

3066236pObama menjadi fenomenal. Dia mengubah wilayah AS dari yang sebelumnya terkotak-kotak di antara warna biru dan merah. Warna biru merujuk pada wilayah di bagian Barat dan Timur AS yang pendukung Demokrat. Warna merah merujuk pada wilayah bagian tengah dan selatan AS yang pendukung Republik.

”Tennessee adalah juga wilayah merah, tetapi kali ini menjadi ungu karena terjadi pembauran yang kuat antara pendukung Demokrat dan Merah,” kata Profesor Dr John King, dosen ilmu komunikasi di ETSU. Warna ungu merujuk pada percampuran antara warna biru dan merah.

Alasan lain bagi peralihan pilihan warga Tennessee adalah karena melihat profil Obama, yang juga memiliki seorang ibu kulit putih. Hal ini relatif membantu posisi Obama di kalangan warga putih yang tidak begitu suka dengan kebangkitan tokoh kulit hitam.

Faktor tambahan lain bagi penampilan Obama adalah masa kecilnya yang sudah kehilangan ayah, tetapi dengan disiplin dan ketekunannya bisa lulus dengan baik dari Harvard. Obama juga dilihat sebagai tokoh yang sopan dan konsisten dan dianggap sebagai tokoh pemersatu bangsa. (Markas Republik pun Berpaling - Kompas).

Thursday, August 7, 2008

Obama Kian Bersinar, McChain Kian Memudar

Popularitas Barack Obama, calon presiden AS dari Partai Demokrat, meningkat. Pesaingnya, John McCain, makin keteter. Meski demikian, popularitas itu belum menjadi gambaran pasti mengenai hasil pemilu presiden AS pada November mendatang.

Dari hasil jajak pendapat yang dilakukan CNN secara nasional di AS, popularitas Obama melejit menjadi 45 persen berbanding 39 persen untuk McCain. Ini adalah hasil jajak pendapat terbaru yang diumumkan, Senin (28/7). Sebelumnya, Obama hanya unggul 3 poin atas McCain. (Kompas.com)

Saling serang di antara keduanya juga kian gencar dan sengit. Obama menyebut lawannya sebagai penerus Presiden George W Bush yang merusak citra AS, sementara McCain menyebut Obama tak lebih sebagai selebriti yang tidak bisa memimpin.

"Kita tidak bisa mendapatkan hal yang sama terus-menerus dan tidak bisa melihat hasil yang berbeda. Itu namanya kegilaan, tetapi itulah yang ditawarkan John McCain. Ia menawarkan kebijakan ekonomi Bush dan politik Karl Rove," kata Obama saat berkampanye di Rolla Missouri. Rove adalah kepala tim strategi Bush yang membawa kemenangan bagi Bush pada Pemilu 2000 dan 2004.

Sebagai balasan atas kritik Obama itu, kubu McCain menayangkan iklan kampanye yang membandingkan Obama dengan selebriti kontroversial Britney Spears dan Paris Hilton. Dalam iklan berjudul Celeb itu, kubu McCain menyebut Obama sama dengan Britney dan Paris yang dikenal dengan tingkah kekanak-kanakannya di balik panggung. (Surya Online)

Yang marah justru Kathy Hilton, ibu Paris Hilton. Iklan John McCain yang menyebut rivalnya, Barack Obama, mirip Britney Spears dan Paris Hilton yang kacangan tetapi ngetop, akhirnya direspons ibunda Paris, Kathty Hilton. Agaknya Kathy tidak rela anaknya dibilang kacangan. Kathy mengungkapkan kekecewaannya terhadap McCain lewat sebuah artikel yang dimuat di situs Huffington Post, Minggu (3/8). "Ini buang-buang waktu dan perhatian negara ketika jutaan warga negara ini bingung karena kehilangan rumah dan pekerjaan mereka. Ini benar-benar cara sembrono untuk mencari presiden kita berikutnya," kata Kathy, yang bersama suaminya menyumbang 4.600 dollar AS untuk dana kampanye McCain. (Surya Online)

Karena kian bersinar, apa yang dilakukan Obama selalu memperoleh sambutan yang meriah Ketika Obama merayakan ulang tahunnya pada Senin (4/8). Obama merayakan ulang tahunnya yang ke-47 itu bersama teman-teman dan para pengagumnya dalam sebuah acara pengumpulan dana di Boston, Senin (4/8). Siapapun sebenarnya boleh ikut pesta itu. Dengan catatan dia mampu membayar tiket yang luar biasa mahal.

Harga tiketnya 1.000 dolar AS (Rp 9,1 juta) dan 4,600 dolar AS (Rp 42 juta). Itu hanya sekadar menghadiri acara yang dihiasi alunan suara penyanyi jazz Harry Connick Jr.

Untuk bisa makan malam bersama Obama, tiketnya jauh lebih mahal, yakni 15.000 dolar AS (Rp 136,5 juta) per orang. Kalau datang berpasangan, tiketnya dihargai 28.500 dolar AS (Rp 259 juta).
Meski tiketnya mahal, acara yang digelar di ballroom di lantai 33 sebuah gedung pencakar langit di Boston itu dihadiri 850 orang. Dua ratus lima puluh orang di antaranya bahkan memilih tiket makan malam bareng capres yang disamakan dengan bintang rock itu.

Dalam acara itu, Senator John Kerry mengatakan, “Saya menanyakan pada Barack Obama tentang hadiah yang diinginkannya sebagai hadiah ulang tahun. Jawabnya, Indiana, Colorado, dan Virginia.”
Ketiganya merupakan swing state alias tidak secara jelas menunjukkan dukungan pada satu partai tertentu. Atau kadang disebut juga negara bagian ungu, yakni paduan warna biru Demokrat dan merah Partai Republik. (Surya Online)

Friday, July 4, 2008

Blogger itu Calon Presiden........

Roy Suryo sah-sah saja untuk anti terhadap blogosphere dan mati-matian menolak untuk ngeblog. Roy Suryo boleh saja menganggap bahwa blogger adalah penyampah dan tukang tipu. Namun seorang Obama ternyata Obama tidak harus malu menyatakan diri sebagai blogger yang mengelola dan memelihara situs pribadinya secara rutin, seperti yang ditulis oleh PEPIH NUGRAHA (Cerita tentang Politisi dan "Blog"), Kompas, Kamis, 3 Juli 2008 | 00:13 WIB.

Lebih jauh ditulis oleh Pepih demikian: Tengok situs www.barackobama.com atau www.my.barack- obama.com yang selalu di-update. Kedua situs itu tidak semata-mata meminta dana dari para simpatisannya, tetapi juga menawarkan berbagai produk ”Barack Obama”. Tidak kurang dari 400 produk ditawarkan, mulai dari kaus T-shirt, topi, pin, kancing, payung, jaket, cangkir, sampai stiker. Lebih progresif, Obama memiliki armada pengiriman barang agar lekas sampai kepada pemesan.

Selain mengundang para blogger membuat testimoni, Obama juga menarik pemilih His- panik dengan membuat situs versi bahasa Spanyol. Ini yang paling mencengangkan: Obama memiliki kanal untuk me- nyambut pemilih Hillary Clinton!

Di kanal bertajuk ”Welcome Hillary Supporters” yang dilengkapi foto Hillary itu, Obama menyilakan pendukung Hillary segera beralih mendukungnya. Alasannya sederhana, setelah Hillary kalah dalam konvensi, para pendukung Hillary pun merupakan orang-orang Demokrat yang amat diperlukan saat pemilihan presiden melawan kandidat Partai Republik, John McCain.

Jelaslah, Obama tidak menganggap Hillary dan para pendukungnya sebagai ”pengkhianat” yang harus dijauhi hanya karena tidak memilihnya. Lewat situs pribadinya, Obama mengajak mereka memperkuat dan memenangkan Demokrat dalam pemilihan presiden dengan cara memilihnya.

Dari situs pribadinya pula, para netter simpatisan Obama bisa mengetahui di mana Obama berada di dunia maya. Jejak Obama yang memanfaatkan ”ruang maya” tersebut bisa ditemui di sejumlah situs jejaring sosial, seperti Facebook, MySpace, YouTube, Flickr, Digg, Twitter, Linkedin, Eventful, BlackPlanet, Faithbase, Eons, Glee, MiGente, MyBatanga, DNC Partybuilder, dan AsianAve.

Pada 6 Juni 2008, pendukung Obama di Facebook baru 864.832 netter. Belum sampai dua minggu, pendukungnya sudah satu juta! Jumlah ini jauh di atas Hillary yang meraih 158.234 pendukung dan McCain yang meraih 146.439. Demikian pula di Twitter, pada 17 Juni pendukung Obama 998.901, yang apabila dihitung-hitung ada 135 pendukung baru setiap 20 menitnya.

Tak sekadar narsis

Blog sering dilecehkan sebagai media orang narsis, yakni orang- orang yang kelebihan hasrat menonjol-nonjolkan dirinya sendiri, orang yang senang memuji-muji kehebatannya sendiri. Karena narsisme ingin selalu dilihat dan bahkan dipuji orang, blogger terkena getah harus menanggung konotasi negatif.

Akan tetapi, kenyataannya, jumlah blogger terus membengkak. Technorati, situs penyurvei blog, menyebutkan, akhir Desember 2007 terdapat 112 juta blogger ”menyesaki” jagat maya internet ini. Seiring dengan berkembangnya jenis-jenis blog yang mengarah ke video blog (vlog), jumlahnya hingga sekarang boleh jadi sudah sampai 200 juta. Jika benar ada 1 miliar orang di dunia tersambung ke internet, artinya seperlima pengguna internet di jagat ini adalah blogger!

Penyedia blog gratisan, seperti Wordpress, saat tulisan ini diturunkan sudah mencatat 3.458.488 pengguna. Dari jumlah itu, ada 143.266 posting atau konten yang diunggah (upload) setiap harinya. Padahal selain Wordpress, ada juga puluhan situs penyedia web gratis. Sebut saja Blogspot, Blogsome, Blogdrive, Movable Type, LiveJournal, dan Dagdigdug. Situs terakhir adalah penyedia blog milik orang Indonesia.

Perang blog pernah terjadi saat pemilihan presiden Perancis beberapa waktu lalu antara Nicolas Sarkozy melawan saingan terkuatnya, Segolene Royal. Mulanya Royal, politisi perempuan, yang membuat blog. Tidak lama, Sarkozy membuat blog pribadi dan ”memelototi” blog-nya setiap ada kesempatan karena tak mau kalah dari Royal.

Dekati konstituen

Blog dan situs jejaring sosial seperti Facebook sebenarnya bisa mendongkrak popularitas politisi lokal menjadi politisi global. Contoh Perdana Menteri China Wen Jiabao. Di dunia nyata, namanya tidak dikenal. Orang mungkin lebih tahu Jet Lie atau Jackie Chan. Meski Wen Jiabao orang ”jadul”, tetapi ia tidak terlalu malu untuk menjadi salah seorang digital migrant dengan memajang dirinya di Facebook.

Berkat usahanya mengkapling ”ruangan” di Facebook, plus berkat kepedulian dan kehadiran Wen Jiabao mengunjungi korban gempa bumi Sichuan, popularitasnya sebagai politisi meningkat dengan menduduki 10 besar politisi dunia. Meski tidak sefantastis Obama di urutan pertama yang menggaet lebih dari 1 juta pendukung, Wen didukung 20.136 netter.

Di negeri sendiri, blog artis sinetron Sandra Dewi yang baru diluncurkan beberapa waktu lalu sudah menggaet lebih dari 8.000 anggota dengan ribuan pengunjung.

Sayangnya, blog tidak dimanfaatkan para politisi Indonesia, khususnya anggota DPR. Padahal, jika anggota DPR nge-blog, ia akan lebih dekat dengan konstituen, toh internet sudah sampai ke desa-desa. Belum pernah terdengar anggota DPR nge-blog seperti Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono. Sejumlah anggota DPR justru ramai dibicarakan di blog karena kena co- kok KPK. Beberapa anggota lainnya malah menjadi ”bintang” blog karena ketahuan berbuat mesum.

Akan tetapi, percayalah, masih banyak politisi dan anggota DPR yang baik dan berakhlak mulia, yang mungkin siap-siap nge-blog agar bisa berdekat-dekat dengan konstituen. Bukankah Pemilu 2009 sudah semakin mendekat?

Friday, June 6, 2008

Obama Goes to President of USA

Akhirnya Hillary Rodham Clinton, mau tak mau, harus mengakui keunggulan Barack Obama. Hillary baru bisa mengumpulan 1.919 delegasi, sementara Barry sudah menangguk 2.154 delegasi, melampaui batas minimalnya, yaitu 2.118.

Kompas memberitakan bahwa pada Rabu pagi Obama dan Hillary bertemu pada konferensi tahunan Komite Urusan Publik Amerika-Israel di Washington. ”Kami akan melakukan pembicaraan dalam beberapa minggu ke depan. Saya sangat yakin akan persatuan Demokrat untuk memenangi (pemilihan umum) November nanti,” ujar Obama.

Kepada ABC News, Obama menyatakan, Hillary adalah sebuah ”kasus khusus” untuk dipertimbangkan sebagai wakil presiden. ”Dia adalah seorang yang menempuh perjalanan ini bersama saya. Dia sangat luar biasa mampu dan ulet. Maksud saya, dia adalah seorang calon yang hebat,” katanya.

Ucapan Obama itu seperti bersambut. ”Pada hari Sabtu, saya akan menyampaikan ucapan selamat kepada Senator Obama dan dukungan saya pada pencalonannya,” kata Hillary soal Obama yang sudah menjadi nomine calon presiden dari Partai Demokrat.

Pernyataan ini dia sampaikan lewat surat keterangan yang disampaikan kepada para pendukungnya, Kamis pagi. ”Sepanjang kampanye, saya sudah menyampaikan bahwa saya akan mendukung Obama jika dia menjadi nomine dari Partai Demokrat dan saya berniat mewujudkan janji itu,” kata Hillary.

”Ini adalah sebuah pertarungan panjang dan keras, tetapi seperti sering saya sebutkan, perbedaan saya dengan Obama lebih sedikit dibandingkan dengan John McCain,” kata Hillary.

Panel dibentuk

Obama telah membentuk panel beranggotakan tiga orang yang dia pilih langsung untuk menyeleksi calon wakil presiden. Ketiga anggota panel itu adalah Caroline Kennedy, putri Presiden John F Kennedy; mantan Wakil Jaksa Agung, Eric Holder; dan Jim Johnson yang pernah ditugaskan John Kerry untuk memilih wakil presiden baginya pada tahun 2004.

Obama sudah menyatakan, tidak tertutup kemungkinan Hillary akan dipilih sebagai wakil presiden. Hal ini juga diyakini banyak pihak sebagai jalan terbaik bagi Obama untuk mengalahkan John McCain. Hillary pun sudah pernah mengatakan tertarik sebagai wakil presiden untuk Obama.

Namun, tidak demikian dalam pandangan mantan Presiden AS, Jimmy Carter. Tiket Obama-Hillary, kata Carter, sebuah pilihan yang salah dan akan menyebabkan kekalahan Demokrat untuk meraih Gedung Putih. Carter mengatakan, keduanya punya kelemahan yang saling merusak. (AP/AFP/Reuters/CNN/OKI)

*) Gambar di atas adalah Barack Obama tampil bersama Caroline Kennedy Schlossberg seperti terlihat dalam foto dokumentasi yang diambil 28 Januari 2008 di Arena Bender, American University, Washington DC. Obama meminta bantuan Kennedy Schlossberg untuk menjadi salah satu anggota panel yang akan bertugas menyeleksi wakil presiden untuk mendampingi Obama dalam pemilu presiden AS pada November 2008.

Tuesday, May 27, 2008

Felling Hillary: Obama Terancam Pembunuhan

Senator Hillary Clinton memberi penjelasan mengapa dia terus bertahan walau sudah mustahil menjadi calon presiden dari Partai Demokrat. Hillary mengatakan, suaminya, Bill Clinton, juga baru dinyatakan unggul pada Juni 1992 setelah memenangi pemilihan pendahuluan di California. Lagi, dia mengantisipasi terulangnya kasus pembunuhan Robert Francis Kennedy (RFK) di California. RFK tewas pada 5 Juni 1968 di Los Angeles setelah memenangi pemilihan pendahuluan di California sebagai bakal calon presiden dari Partai Demokrat. Kematian RFK membuat Hubert Humphrey menjadi capres Demokrat walau kemudian kalah dari Richard Nixon.

Hillary mengatakan itu setelah ia terus mendapatkan pertanyaan mengapa masih saja bertahan walau sudah tak diunggulkan. Ia tidak spesifik menyebutkan soal antisipasi pembunuhan terhadap Obama. Namun, ia merujuk pada kasus yang menimpa RFK itu, yang membuat Humphrey jadi capres. Setelah kematian RFK, semua bakal calon presiden AS mendapatkan perlindungan dari agen rahasia, sebagaimana juga didapatkan Obama tahun lalu untuk alasan tertentu.

Meski demikian, Hillary buru-buru meminta maaf atas ucapannya itu. ”Saya menyesal jika ucapan saya ada yang menyinggung trauma bangsa dan khususnya keluarga Kennedy. Ucapan saya juga mungkin telah menyinggung perasaan mereka. Sungguh, saya tidak memiliki niat apa pun soal ucapan saya itu,” papar Hillary.

[ Sumber: KOMPAS, Hillary Clinton Antisipasi Pembunuhan Obama, 25 Mei 2008 ]

Thursday, May 22, 2008

Obama Tinggal Selangkah?

Pertarungan sengit 16 bulan memperebutkan nominasi Partai Demokrat di Pilpres AS memasuki babak-babak akhir. Barack Obama hampir pasti menjadi pemenang setelah kemarin unggul di Oregon, meski pesaingnya, Hillary Rodham Clinton, menang telak di Kentucky. Demikian Jawa Pos Online memberitakan.

Oregon, lanjut Koran yang terbit dari Jawa Timur ini, Obama mengumpulkan 58 persen suara, sedangkan Hillary 48 persen. Sedangkan di Kentucky, Hillary menang telak dengan meraih 65 persen suara, meninggalkan Obama dengan hanya 31 persen suara. Dengan hasil akhir di Kentucky dan Oregon itu, Hillary mendapat tambahan 47 delegasi, sedangkan Obama 32.

Tambahan delegasi baru itu kini Obama meraup dukungan 1.956 delegasi dari 2.026 delegasi yang dibutuhkan untuk menang dalam pemilihan tingkat partai. Senator kulit hitam tersebut kini tinggal membutuhkan dukungan 70 delegasi untuk menantang John McCain dari Partai Republik pada pemilihan umum November mendatang.

Hillary sendiri, dengan dukungan 1.776 delegasi, membutuhkan keajaiban untuk menggaet 250 delegasi baru dalam tiga primary (pemilihan pendahuluan) tersisa. Tiga primary itu dilakukan di Puerto Rico pada 1 Juni, diikuti South Dakota dan Montana dua hari berikutnya, 3 Juni.

Harapan Hillary satu-satunya tinggal limpahan mayoritas delegasi Florida dan Michigan. Hasil primary di dua negara bagian itu dianulir komite pemilihan nasional partai karena melanggar jadwal. Hari ini komite partai akan memutuskan status delegasi Florida dan Michigan............

Meski sudah meyakini dirinya tak terbendung lagi, Obama tetap memuji keberanian, komitmen, dan keteguhan mantan ibu negara itu. "Tidak peduli bagaimana hasil akhir proses ini, Senator Clinton menghancurkan mitos dan pembatas serta mengubah Amerika yang akan ditinggali putra-putri kita kelak," kata kandidat presiden AS pertama yang pernah tinggal di Indonesia itu.

Sedangkan Hillary, meski peluang untuk mencetak sejarah dengan menjadi presiden perempuan pertama AS kian samar, tetap menolak mundur hingga berakhirnya primary Demokrat 3 Juni nanti.

Dana kampanye

Keberhasilan Obama, menurut KOMPAS, juga terlihat dalam pengumpulan dana kampanye. Dilaporkan, dia mengumpulkan 31,3 juta dollar AS pada April lalu meski turun dari perolehan pada Maret yang mencapai 42,8 juta dollar AS. Obama juga masih mempunyai 37,3 juta dollar AS di bank untuk membiayai kampanye.

Tim kampanye Hillary mengatakan berhasil mengumpulkan dana 22 juta dollar AS pada April, naik sedikit dari perolehan bulan Maret yang mencapai 20,9 juta dollar AS.

Meski demikian, tim kampanye Hillary juga mengakui memiliki utang lebih dari 20 juta dollar AS dan tidak mengatakan berapa besar uang kontan yang masih mereka miliki.

Jadi, wait and see saja.

Friday, April 4, 2008

Hillary Frustrasi……..

obama.jpgMerasa posisinya kian menguat, Obama mulai mengalihkan perhatian. Dari saingannya, Hillary, kini diarahkan kepada kandidat Partai Republik, John McCain.

Dalam kampanye Selasa (1/4), berita Jawa Pos Online, misalnya, Obama menyerang pendapat McCain soal pasukan AS di Iraq. Menurut Obama, kalau terpilih, McCain dipastikan melanjutkan kebijakan ekonomi dan militer ala Presiden George W. Bush.

Serangan Obama itu merupakan balasan atas serangan McCain yang menyebutnya tidak punya pengalaman dalam sistem keamanan nasional. “Senator McCain adalah salah seorang yang ingin agar pasukan AS tetap berada di Iraq selama 100 tahun,” ujar Obama.

“Seribu tahun di negara yang tidak ada hubungannya dengan kejadian 9/11 mungkin masuk akal bagi George Bush dan John McCain, tapi ini adalah suatu kesalahan. Ini tidak benar untuk keamanan dan ekonomi nasional kita,” tambah Obama yang disambut tepuk tangan pendukungnya.

mcchain.jpgJuru bicara McCain, Tucker Bounds, angkat bicara. Menurut dia, melihat sulitnya perdamaian yang bisa dicapai pangkalan militer AS di negara lain menunjukkan bahwa Obama tidak siap menjadi panglima tertinggi. “Usahanya untuk mengubah posisi McCain menjadi orang lain hanya menambah kekecewaan, politik gaya lama,” ujar Bounds.

Terkait dengan persaingan di Demokrat, yang belum juga usai, Obama meminta pendukungnya tidak khawatir. Dia berusaha menguatkan pendukung Partai Demokrat agar tidak pindah haluan, memberikan suara pada partai saingannya, Partai Republik.

hillary_furstrasi_jawa_pos.jpgSementara itu, Hillary yang tak ingin mundur dari bursa Pilpres AS menantang senator Illinois itu untuk memenangkan primary Pennsylvania. Dalam acara April Fool’s joke, salah satu agenda tur kampanye di hall Kota Pennsylvania, dia berharap bisa memberikan sesuatu yang berguna bagi partai agar pendukungnya bisa membuat keputusan yang tepat.

Kampanye yang dikemas dalam bentuk acara boling itu diumpamakan bentuk primary pada 22 April nanti. “Jadi, saya punya proposal. Saya menantang Senator Obama untuk boling malam ini di Pennsylvania,” ujarnya lantas tertawa.

Walau Hillary sudah dipandang sebelah mata oleh Obama, Hillary tetap ngotot agar Obama melayani tantangannya. Sampai-sampai di acara GUYONAN-APRIL-MOP-NAN-BOHONG itu, Hillary memerlukan untuk hadir di sana.

Tuesday, March 11, 2008

Top 5 Questions: Tuesday's Mississippi Primaries

By Rachel Kapochunas, CQ Staff Mon Mar 10, 12:14 AM

After Clinton's Ohio and Texas victories, each of Mississippi's 40 Democratic delegates became precious to both Hillary Rodham Clinton and Barack Obama. Seven of them are unpledged superdelegates, free to support the candidate of their choosing. The other 33 will be allocated proportionally to the candidates based on their primary results, so both Obama and Clinton will pick up a portion of Mississippi delegates.

In addition, there are Congressional primaries.

2. Who is favored to win Tuesday?

Political analysts believe that Obama will win the state, and recent polls support that theory.

Obama has drawn strong support from African-American voters and, according to American Research Group, 55 percent of Mississippi's likely Democratic voters are black. In Ohio's March 4 primary, 18 percent of Democratic voters identified themselves as African American, and 87 percent of them supported Obama over Clinton, according to exit polls.

Clinton has been campaigning in the state, but she has also dispatched her husband, former President Bill Clinton, to make the Mississippi campaign rounds. The former president had strong ties to the black community and was commonly referred to as the nation's "first black president." But he angered some black voters earlier this year when he likened Obama's South Carolina primary victory to Jesse Jackson's primary successes in the state. Some believed Clinton was attempting to dismiss Obama's win due solely to his race.

3. Since John McCain has clinched the Republican nomination, what might happen on the GOP side?

Republicans expect lower voter turnout Tuesday, due to an uncontested top-of-ticket race. But since voters do not register by party in Mississippi, it is possible that some Republicans may show up just to cast ballots in the more intriguing Democratic primary. And some will still be heading to the polls to cast ballots in the presidential race and to participate in the state's regularly scheduled congressional and Senate primary elections.

4. Who is running in Mississippi's congressional delegation?

All House members and Republican Sen. Thad Cochran will be on the ballot Tuesday. Both Cochran and Democratic Rep. Gene Taylor of the 4th District face no primary opponent. Democrat Bennie Thompson in the 2nd District is expected to defeat Dorothy "Dot" Benford, his only challenger.

Two House seats, the 1st and 3rd Districts, are open: Republican Rep. Roger Wicker left his 1st District seat when he was appointed to the Senate to succeed Trent Lott; Republican Rep. Charles W. "Chip" Pickering Jr., is retiring from his 3rd District seat. In both races, immigration and the economy are the biggest issues, with all the Republican candidates touting their conservative credentials.

In the 1st, Republican Glen L. McCullough Jr., a former mayor of Tupelo and former Tennessee Valley Authority chair, faces strong GOP competition from Southaven mayor Greg Davis. Randy Russell, an ophthalmologist who has less name recognition than his primary opponents, is also competing for conservative support.

In the 3rd, a passel of Republicans have lined up for the seat. At the top of the Republican ticket are: wealthy financial services businessman David Landrum; former state Sen. Charlie Ross; John Rounsaville, former state rural development director for the USDA and former aides to Republican Gov. Haley Barbour and Pickering; and former Rankin County GOP Chairman Gregg Harper.

These are the most competitive primary races in the state this year, as the winners will almost certainly win House seats in November. CQ Politics rates both races as Safe Republican.

In the event that a congressional race is forced into a runoff, primary voters will not be permitted to crossover and participate in a runoff for the opposite party.

5. When might results be first reported?

Polls close at 7 pm local time, 8 pm Eastern Time. Results are expected to be reported shortly after the polls close.

[ diambil dari sini ]

Thursday, March 6, 2008

Obama Dikuntit Hillary dengan Ketat

temp_flashheader.jpg

Setelah 12 kali menang berturut-turut, akhirnya Obama terseok di Ohio dan Texas. Walau posisinya masih memimpin dengan perolehan suara 1.477 delegasi sementara Hillary baru dapat 1.391 delegasi.

Jawa Pos Online, Kamis, 06 Mar 2008, menyebutkan bahwa rahasia kemenangan Hillary (menurut para analis politik AS, sukses Hillary tak lepas dari hasil strategi agresifnya menyerang Obama. Dengan pertaruhan yang begitu tinggi di Texas, Ohio, Vermont, dan Rhode Island, Hillary mampu menunjukkan secara meyakinkan ke publik bahwa pengalaman dan senioritas sangat penting bagi seorang presiden AS.

hillary_menang_di_ohio_dn_texas.jpgKarena itu, dalam debat terakhir di University of Claveland dan iklan televisi, senator New York itu gencar mempertanyakan kemampuan Obama menjadi presiden AS dengan pengalaman sangat minim. Keraguan itu terus dikobarkan oleh tim kampanyenya dalam iklan televisi yang dramatis tentang dering telepon di Gedung Putih. Iklan itu dengan jelas menggambarkan kapasitas Obama jika memegang mandat panglima perang.

Hillary juga menuding Obama mendua soal pasar bebas Amerika Utara (North American Free Trade Agreement/NAFTA), sesuatu yang dibenci pemilih Ohio dan Texas yang memiliki angka pengangguran di atas rata-rata nasional. Karena itu, mereka mengganti pilihan pada menit-menit terakhir.

Citra Obama semakin merosot setelah hubungannya dengan patron politik yang menghadapi tuduhan kecurangan terungkap.

Di Ohio, Hillary yang mengibarkan slogan experience (pengalaman) unggul dengan meraih 54 persen suara, mengalahkan Obama yang mendapat 44 persen suara. Sedangkan di primary Texas, Hillary unggul tipis 51 persen suara dan Obama 47 persen. Ibu bermata biru itu juga unggul di Rhode Island dengan 58 persen suara, sementara Obama 40 persen. Satu-satunya negara bagaian yang lepas dari Hillary hanya Vermont. Obama unggul telak sampai 60 persen, sedangkan Hillary hanya 38 persen suara.

Selanjutnya, kandidat presiden AS yang pernah empat tahun tinggal di Indonesia itu mengatakan, yang diperhitungkan dalam pemilihan adalah delegasi. "Apa pun yang terjadi malam ini (kemarin malam, Red) kami masih memiliki keunggulan jumlah delegasi yang sama seperti pagi tadi dan kita akan sedang dalam perjalanan memenangi nominasi," kata Obama kepada pendukungnya di San Antonio, Texas.

Total ada 370 delegasi Demokrat yang diperebutkan di empat negara bagian kemarin. (AFP/AP/Rtr/kim)

Nampaknya pihak Tim Sukses Obama harus putar otak, agar jagonya bisa menjadi kandidat dari Partai Demokrat.

Monday, March 3, 2008

Barack Obama: Anak Menteng Kandidat Kuat Partai Demokrat

photo_about_senator.jpgPada awal pencalonan presiden Amerika Serikat, Hillary Clinton tampil dengan meyakinkan. Dengan mudah ia bisa menyingkirkan pesaing-pesaingnya. Bahkan dengan berkelakar bahwa kalau ia sudah jadi Presiden, Clinton, suaminya, akan dijadikan Menlu-nya.

Namun, ketika muncul “Anak Menteng” yang bernama Barack Obama, posisi Hillary menjadi terancam.

Betapa tidak. Hasil poling, menjelang primary di Ohio dan Texas, menunjukkan bahwa posisi Obama bergerak menguat. Dan dari berbagai polling dan survey yang dilakukan, untuk dapat melaju ke pilpres bulan November yang akan datang, Hillary harus bisa menang di Ohio dan Texas. Dan sampai dengan tanggal 1 Maret 2008 kemarin, Obama masih memimpin perolehan suara (1.384 delegasi yang memilihnya), sedang Hillary hanya meraup 1.279 delegasi. Untuk dapat maju sebagai kandidat presiden mewakili Partai Demokrat, dibutuhkan 2.025 delegasi.

Obama Fans Club

obama.jpgSabtu kemarin (01/03/2008) Alumni SD 01 Besuki, Menteng, Jakarta Pusat, yang mengaku menjadi teman Obama membentuk kelompok Barack for President. Deklarasi dukungan bagi barack di-launching di depan gedung SD 01. Setidaknya 21 rekan Obama hadir dalam pertemuan itu.

Sewaktu bersekolah di SD itu sekitar tahun 1970-an, Obama dipanggil Barry oleh teman-temannya. Barry sekolah di situ sejak kelas III. Tahun 1972, saat duduk di kelas V ia pindah ke Hawaii. Setelah 2 tahun menjadi Senator, kini Barry mengincar kursi Presiden Amerika Serikat.

Terus terang, saat saya membaca koran ini tentang pe-launching-an BFP ini, saya menjadi terharu. Nampaknya ikatan emosional teman-teman Barry begitu kental. Walau, mereka jelas tidak mungkin bisa mengikuti pilpres di Amerika Serikat itu, namun secara emosional dukungan ini jelas mempunyai arti yang tersendiri bagi Barry.

CATATAN TAMBAHAN:

Dukungan Dana Simpatisan untuk Barack Obama mencapai $US 100 juta (senilai Rp 910 milyar) sementara bagi Hillary cuma $US 80 (Rp 728 milyar).

Sumber: Koran Jawa Pos, Minggu, 2 Maret 2008


Soegeng Rawoeh

Mudah-mudahan apa yang tertuang dalam blog ini ada guna dan manfaatnya.