Showing posts with label Perawan. Show all posts
Showing posts with label Perawan. Show all posts

Wednesday, January 14, 2009

Nilai Keperawanan Itu Mencapai 3,7 Juta Dolar AS

Pada tanggal 17 September 2008 yang lalu saya mengutip Kompas Online tentang pelelangan keperawanan yang dilakukan oleh Natalie Dylan.

Pagi tadi, di kantor saya membaca kelanjutan kisah itu di Harian SURYA. Antara lain diberitakan bahwa : saat lelang disiarkan pertama kali melalui sebuah radio di AS September silam, nilai tawaran pun mulai bermunculan. Natalie pernah mendapatkan harga 243,000 dolar AS atau sekitar Rp 2,5 miliar. Dan nilai itu terus beranjak naik. Bahkan ketika sudah 10.000 laki-laki menawar dengan nilai tertinggi 3,7 juta dolar AS (sekitar Rp 40 miliar), Natalie masih geleng kepala karena menunggu tawaran lebih baik.

“Saya tak mengira orang mau keluar duit begitu banyak demi mendapatkan keperawanan, bahkan ketika keperawanan tidak begitu dihargai. Sepertinya ada persaingan di antara para pria itu,” aku Natalie terang-terangan.

Dari 10.000 penawar tak sedikit yang punya orientasi seksual aneh-aneh, bahkan ada pula yang mencari pacar. “Buat yang mencari pacar, saya tegaskan ini cuma kencan semalam,” katanya. Natalie punya alasan untuk menjual kegadisannya. Ia telah meraih gelar sarjana di bidang studi perempuan. Sekarang ia perlu mengejar gelar master tentang terapi keluarga dan perkawinan.

Inspirasi mencari duit semacam ini datang dari sang kakak, Avia, 23. Sang kakak yang tak kalah cantik memilih menjual diri selama tiga pekan untuk membiayai kuliahnya. Untuk membuktikan masih perawan, Natalie berani menjalani bermacam tes, termasuk tes kebohongan. ”Saya tahu, keinginan saya ini akan dikutuk banyak orang karena memang tabu, tapi saya nggak ambil pusing dengan itu,” katanya.

[ sumber : Mahasiswi Lelang Keperawanan, Sudah Ditawar Rp 40 Miliar Belum Dilepas , Suryalive.com ]

Wednesday, September 17, 2008

Dari Nevada (USA), Eldoret (Kenya) sampai Bogor (Indonesia): Menyoal Selaput Dara

Jangan bayangkan semua orang Amerika hidup dalam gelimang uang. Yang nyaris putus asa pun banyak, termasuk Natalie Dylan, sarjana dari Sacramento State University.

Gadis ini melelang keperawanannya di situs lelang eBay dan uangnya akan digunakan untuk membayar biaya sekolah yang belum lunas. "Memang melelang keperawanan tidak akan menyelesaikan seluruh masalah saya, tetapi paling tidak akan membuat keuangan saya stabil," kata gadis 22 tahun itu kepada Insider, 12 September lalu.

Semula eBay menolaknya karena tidak ada kategori 'selaput dara'. Lalu Dylan beralih lewat rumah bordil Moonlight Bunny Ranch di Nevada. Mereka pun tidak punya pilihan karena memasang tawaran ini lewat situs Craighlist bakal berujung penangkapan karena termasuk kategori prostitusi.

Dylan mengaku sudah menjalani tes kebohongan untuk membuktikan status keperawanannya. Dia juga bersedia menjalani pemeriksaan medis untuk membuktikan bahwa selaput daranya masih utuh. Dalam waktu dekat, diperkirakan ia akan menerima tawaran dari sejumlah mahasiswa ginekologi.

Kalau ada penawaran yang cocok, Dylan tidak akan ragu melepas keperawanannya dan urusan finansialnya bakal teratasi. Bagaimana tidak, gadis itu berharap bisa mendapatkan 1 juta dollar AS atau Rp 9 miliar. Dengan uang sebanyak itu ia bisa berbuat apa saja. Siapa mau? (Lelang Keperawanan Rp 9 Miliar - Kompas.com)

SETAHUN yang lalu, Janet Kimani masih menghabiskan hari-harinya di sekolah atau bertengkar dengan adik laki-lakinya soal acara televisi. Tidak ada lain yang dipikirkan kecuali dunia anak-anak yang menyenangkan.

Namun, saat ini ia menghabiskan siang harinya dengan tidur karena malam nanti ia harus menjual tubuhnya. Ya, Janet harus mengaryakan tubuh kurusnya yang baru berusia 14 tahun demi 160 shilling Kenya (setara dengan Rp 27.000) untuk satu jam layanan syahwat. "Sekarang banyak gadis seperti saya bekerja di jalanan," kata Janet ketika ditemui di pinggir jalan salah satu sudut Eldoret, sebuah kota di bagian barat Kenya, pekan lalu. (Putus Sekolah, Jual Keperawanan Rp 170.000 - Kompas.com)

Sementara itu, sebuah bisnis seks di kalangan pelajar berhasil dibongkar Polresta Bogor, pekan lalu. Pelakunya pasangan kumpul kebo, Buyung (25) dan Fani (20). Keduanya mengakui bahwa keperawanan bisa dijual hingga Rp 40 juta. Gadis yang keperawanannya dihargai sebesar itu adalah An (14).

"Untungnya gadis itu menolak. Maka transaksi melalui pasangan Buyung-Fani pun gagal dilakukan," kata Kepala Urusan Bina Operasi Polresta Bogor Iptu Pahyuni saat mendampingi atasannya, Kasat Reskrim Polresta Bogor AKP Irwansyah dalam wawancara dengan Warta Kota. (Di Bogor, Keperawanan Dihargai Rp 40 Juta - Kompas.Com)

Ca mengakui didatangi Buyung-Fani. Mereka menanyakan apakah ia mau punya uang banyak dan handphone baru yang paling mahal. Tentu saja Ca mengangguk. Begitu diberi tahu caranya, ternyata Ca juga tak menolak. Sudah lama bocah ABG itu merindukan sebuah handphone dan punya uang banyak.

Buyung dan Fani lalu menghubungi koleganya. Mereka bilang punya ABG perawan yang mau diajak kencan. Singkat kata, ada seorang lelaki hidung belang asal Jakarta yang berminat. Buyung dan lelaki itu lalu melakukan tawar menawar. Keperawanan Ca yang dihargai Buyung Rp 5 juta ditawar lagi jadi Rp 3 juta. Buyung pun setuju. Toh, berapa pun harganya ia tetap dapat bagian. (Keperawanan Ditukar Handphone - Kompas.Com)


Soegeng Rawoeh

Mudah-mudahan apa yang tertuang dalam blog ini ada guna dan manfaatnya.