Showing posts with label Guru. Show all posts
Showing posts with label Guru. Show all posts

Sunday, September 7, 2008

Lowongan Guru Bergaji Rp 5.250.000

Guru Kontrak SD dan SMP Negeri berasrama (Bording School) di Kabupaten Teluk Bintuni Irianjaya Barat.

Dibutuhkan 21 Guru yang meliputi:

  1. 5 Orang Guru Matematika
  2. 5 Orang Guru IPA
  3. 4 Orang Guru Bahasa Inggris
  4. 3 Orang Guru Bahasa Indonesia
  5. 2 Orang Guru IPS
  6. 1 Orang Guru PKN
  7. 1 Orang TIK dan Manajemen Pendidikan

Fasilitas Guru Kontrak:

  1. Gaji sebesar Rp. 5.250.000,
  2. Tinggal di Asrama dan makan
  3. Transportasi antar jeput asrama sekolah
  4. Biaya buku dan alat pembelajaran
  5. Seragam Mengajar.

Persyaratan:

  1. Minmal lulusan Sarjana (S1)
  2. IP Minimal 3.00
  3. Bisa Komunikasi Bahasa Inggris
  4. Berpengalaman mengajar di Sekolah atau di Bimbingan Belajar

Lamaran dikirim Ke: LP3SDM Jl. Terusan Sigura-gura D-172 Malang 65146

Lamaran Dilampiri:

  1. Fotokopi Ijasah SD sampai PT yang dilegalisir
  2. FC Sertifikat/Surat Keterangan pengalaman/prestasi yang dimiliki
  3. Fotokopi Bukti kemampuan Bahasa Inggris
  4. Fotokopi KTP dan KK
  5. Surat keterangan sehat dari Puskesmas
  6. Surat Kelakuan Baik

Tahap Seleksi :

  1. Tes tulis dan Wawacara
  2. Tes Praktek Mengajar Bilingual

Informasi tempat tes melalui Telpon atau HP.

Informasi selengkapnya di

www.lp3sdm.com atau No Telpon (0341)572041, 08990305097, 08123393359, 08123312649

Pendaftaran Paling Lambat : 17 September 2008

Seleksi/tes : 19-20 September 2008

Pengumuman diterima : 25 September 2008

[sumber dari sini]

Saturday, March 1, 2008

Anak Asuhan Mahluk Elektronik

Sebetulnya masa depan anak itu tanggung jawab siapa? Orang tua? Guru? Masyarakat? Pemerintah? Atau anak itu sendiri?

murid_sd_wikipedia.jpgBanyak orang bilang bahwa INSTITUSI SEKOLAH dipandang sebagai tempat yang paling tepat dan bertanggung jawab atas masa depan mereka. Kan mereka sudah dibayar?

Ada yang bilang tanggung jawab itu terletak di pundak orang tuanya? Kalau tidak mampu? Ya menjadi tanggung jawab Pemerintah! Kan sudah dijamin UUD 1945!

Kedua pendapat tadi, masing-masing mempunyai argumen sendiri-sendiri. Kalau bersikukuh dengan argumennya, pasti tak akan ketemu walau sampai kiamat menjelang.

Sekarang, pertanyaannya: sebetulnya anak itu (dalam keseharian) lebih dekat dan berguru kepada siapa? Orang tua? Guru? Atau siapa atau apa?

Ternyata anak-anak sekarang lebih sering berguru kepada Play Station, Komputer, Internet dan Televisi. Buktinya, siapa Doraemon, Naruto, pemain Manchester United F.C. , FC Bayern München , Juventus F.C. (untuk menyebut beberapa nama), mereka hapal di luar kepala. Bandingkan bila ditanya materi dari mata pelajaran yang mereka terima. Pasti hanya sedikit yang bisa menjawab dengan tangkas.

Jadi, sebetulnya, anak-anak (kita) sekarang ini sudah tidak lagi menjadi bimbingan dari orang tua maupun guru, tapi mereka kini telah menjadi asuhan para mahluk elektronik.


Soegeng Rawoeh

Mudah-mudahan apa yang tertuang dalam blog ini ada guna dan manfaatnya.