Showing posts with label Arema. Show all posts
Showing posts with label Arema. Show all posts

Tuesday, August 5, 2008

Arema Tanpa Aremania: Jasad Tanpa Roh

”Singo Edan” Arema Malang kembali ompong saat bermain di kandangnya sendiri pada lanjutan Djarum Liga Super Indonesia 2008. Menjamu PSIS Semarang di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (2/8), Arema, yang pada laga sebelumnya dipermalukan Pelita Jaya 0-2, hanya mampu bermain imbang 0-0 (Kompas).

Akibat kejadian ini Bambang Nurdiansyah (Banur) - yang baru mengarsiteki empat laga yang dilakoni Arema di pentas kompetisi Liga Super 2008 - mundur dari pelatih kepala Singo Edan. Pengunduran Banur itu disampaikan usai Arema ditahan imbang PSIS Semarang 0-0 dalam laga kandang di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (2/8).

Pengunduran Banur ini sangat mengejutkan karena tim yang diarsiteki baru empat kali mengarungi kompetisi Liga Super 2008, sehingga kegagalan meraih angka sempurna di dua laga kandang tak dapat dijadikan barometer kegagalan prestasi.

Apalagi dalam dua laga tandang sebelumnya yaitu melawan Persita Tangerang dan Persijap Jepara Arema mampu berprestasi dengan menjungkalkan kedua tim itu. Dari empat laga itu, kini Arema bercokol di posisi 6 klasemen sementara dengan poin 7 dari dua kali menang, sekali kalah, dan sekali seri. Tentunya prestasi ini tidaklah terlalu jelek. Demikian Surya Online memberitakan.

Saya melihat, bahwa meskipun para Aremania sejak awal hingga akhir terus mensupport dengan nyanyian dan berbagai lagak dan gaya, nampaknya Arema tetap sia-sia menjebol gawang PSIS. Kenapa? Menurut saya lantaran para Aremania dilarang pakai atributnya, maka nuansa biru yang biasanya selalu mengitari mereka, menjadi hilang. Berubah menjadi warna hitam.

Arema seperti kehilangan roh.

Walau penuh semangat, nampaknya spirit yang biasanya hadir, menjadi sirna. Kapan ya atribut itu bisa dipakai lagi?

Wednesday, January 23, 2008

Wong Malang Nonton Bola Pakai Batik……

Akibat membikin kerusuhan saat laga Arema vs Persiwa beberapa waktu yang lalu, atribut Arema dilarang dibawa masuk ke dalam stadion dalam kurun waktu 3 tahun. Meskipun atribut dilarang dipakai dalam stadion, nampaknya Ahmad Ghozali Aremania Korwil Klayatan, mempunyai ide yang unik, simpatik dan menerbitkan senyum di kulum. Dalam Harian Jawa Pos hari ini, Ahmad Ghozali menyiapkan beberapa atirbut sebagai pengganti atribut Aremania, yaitu pakaian batik atau baju taqwa.

Suatu ide yang patut untuk dipertimbangkan. Bisa-bisa fenomenan ini dapat dicatat daslam rekor MURI dan bahkan Guinest Books of Records. Bagaimana tidak, apa pernah ada penonton pertandingan sepakbola pakai baju batik atau baju taqwa?

Selain itu, muncul alternatif nama suporternya: Wong Malang. Menurut Slamet Syamsul Karim, koordinator tur ke Sidoarjo, nama itu diambil untuk menyebut warga Malang yang mencintai Arema dan siap datang ke Sidoarjo.

Sebagai wong Malang saya berharap Arema bisa tampoil bagus. Tanpa beban, seperti saat laga lanjutan, yang nampak bermain dalam kondisi tertekan. Walau banyak peluang, namun tak bisa mencetak gol lebih dari satu.

Sore ini, saat laga melawan Sriwijaya mudah-mudahan Arema dapat memetik kemenangan.

Salam 1 Jiwa

Ini salam khas Aremania.

Apa ini juga termasuk atribut Aremania

yang diharamkan masuk stadion

di seluruh Indonesia?

Thursday, January 17, 2008

Aku Mendukung BlogMal


banner-blogmal-01.png

Walau telat, nggak apalah.

saya dukung Blogmal!

Yang pasti, sebagai warga Malang, saya mendukung Blogmal.

Semoga ada manfaatnya. Bagi Malang Raya, khususnya dan Indonesia umumnya dan Dunia pada super umumnya.

Hidup Arema!


Soegeng Rawoeh

Mudah-mudahan apa yang tertuang dalam blog ini ada guna dan manfaatnya.