Saturday, February 23, 2008

Jangan Larang Anak Bermain

bermain-permainan.jpgJudul Buku : Bermain, Mainan dan Permainan: Untuk Pendidikan Usia Dini
Penulis : Mayke S. Tedjasaputra
Penerbit : PT Grasindo, Jakarta,
Cetakan : I, Tahun 2001
Harrga : Rp 15.800

Bermain adalah dunia kerja anak usia pra sekolah dan menjadi hak setiap anak untuk bermain, tanpa dibatasi usia. Melalui bermain, anak dapat memetik manfaat bagi perkembangan aspek /fisik-motorik, kecerdasan dan sosial emosional/. Ketiga aspek ini saling menunjang satu sama lain dan tidak dapat dipisahkan. Bila salah satu aspek tidak diberikan kesempatan untuk berkembang, akan terjadi ketimpangan. Kegiatan di Kelompok Bermain atau Taman Kanak-Kanak pada umumnya tidak menarik dan berlebihan karena pada usia sedemikian muda, anak-anak BALITA sudah dituntut untuk mengerjakan tugas yang bersifat akademis.

Kata Prof. DR. Fuad Hassan (Mantan Mendikbud ) dalam makalahnya: ada 'pemaksaan' anak untuk dilibatkan ke dalam proses belajar sedini mungkin. Kelompok Bermain, Taman Kanak-Kanak semestinya tidak lantas beralih fungsi menjadi atau menyerupai sekolah, semata-mata karena terbawa oleh anggapan bahwa sebaiknya anak mulai bersekolah sedini mungkin. Kedua bentuk program itu tidak seharusnya berubah menjadi lembaga pendidikan yang melancarkan kegiatan skolastik dan bersifat prestatif dengan akibat menyusutnya kesempatan anak melibatkan diri dalam kegiatan bermain yang bisa dinikmatinya sebagai suasana rekreatif. (Fuad Hassan, Bermain Sebagai Hak Anak, Makalah, 1997).

Buku ini membahas tentang sejarah perkembangan, tahapan perkembangan dan manfaat bermain bagi anak, yang terdiri dari ketiga aspek di atas. Juga dibahas manfaat bermain bagi para pendidik dan psikolog, karena bermain dapat difungsikan sebagai sarana untuk melakukan pengamatan dan penilaian tentang anak. Dan masih banyak lagi yang patut dibaca dalam buku ini. Yang jelas, buku ini sangat bermanfaat bagi siapa saja, yang memahami bahwa kebutuhan bermain adalah hak anak yang mutlak harus diberikan.

Dua Jenis Kegiatan Bermain :

Kegiatan bermain menurut jenisnya terdiri atas bermain aktif dan bermain pasif.

Bermain aktif, secara umum, banyak dilakukan pada masa kanak-kanak awal, sedangkan kegiatan bermain pasif lebih mendominasi kegiatan pada akhir masa kanak-kanak yaitu sekitar usia praremaja. Tapi tidak berarti bahwa kegiatan aktif akan menghilang dan digantikan oleh kegiatan bermain pasif. Kedua jenis kegiatan itu akan memberi kesenangan, kebahagiaan pada anak dan dapat memenuhi kebutuhan anak untuk bermain.

Macam kegiatan bermain aktif :

a) bermain bebas dan spontan,
b) bermain konstruktif,
c) bermain khayal/bermain peran,
d) mengumpulkan benda-benda,
e) melakukan penjelajahan,
f) permainan dan olah raga,
g) musik dan h) melamun.

Sedangkan macam kegiatan bermain pasif :

a) membaca,
b) melihat komik,
c) menonton film,
d) mendengarkan radio,
e) mendengarkan musik.

[ Opini ini berasal dari tulisan saya di sana. ]

Friday, February 22, 2008

Kentucky Fried Chicken Original Recipes

kfc-corporation-louisville-kentucky.jpgMakan di KFC boleh dikatakan jarang, untuk tidak dikatakan tidak pernah. berkunjung ke situsnya pun tak pernah, untuk tidak boleh dikatakan jarang.

Di suatu hari, Di suatu suatu tempat di suatu Warnet di bilangan Jalan Sulfat, di salah satu folder saya temukan Resep-resep Asli dari Kentucky Fried Chichen.

Karena saya anggap layak untuk diketahui, maka saya meng-copy-nya kemudian mempostingnya di sini. Lebih dulu, sekedar untuk menambah pengetahuan, berikut tentang Apa dan Siapa Colonel Harland Sanders, sang Maestro per-AYAM-an itu:

colonel_bw.pngColonel Harland Sanders, born September 9, 1890, actively began franchising his chicken business at the age of 65. Now, the Kentucky Fried Chicken® business he started has grown to be one of the largest retail food service systems in the world. And Colonel Sanders, a quick service restaurant pioneer, has become a symbol of entrepreneurial spirit.

More than two billion of the Colonel's "finger lickin' good" chicken dinners are served annually. And not just in North America. The Colonel's cooking is available in more than 82 countries around the world. When the Colonel was six, his father died. His mother was forced to go to work, and young. Harland had to take care of his three-year-old brother and baby sister. This meant doing much of the family cooking. By the age of seven, he was a master of a score of regional dishes. At age 10, he got his first job working on a nearby farm for $2 a month. When he was 12, his mother remarried and he left his home near Henryville, Ind., for a job on a farm in Greenwood, Ind. He held a series of jobs over the next few years, first as a 15-year-old streetcar conductor in New Albany, Ind., and then as a 16-year-old private, soldiering for six months in Cuba.

After that he was a railroad fireman, studied law by correspondence, practiced in justice of the peace courts, sold insurance, operated an Ohio River steamboat ferry, sold tires, and operated service stations. When he was 40, the Colonel began cooking for hungry travelers who stopped at his service station in Corbin, Ky. He didn't have a restaurant then, but served folks on his own dining table in the living quarters of his service station. As more people started coming just for food, he moved across the street to a motel and restaurant that seated 142 people. Over the next nine years, he perfected his secret blend of 11 herbs and spices and the basic cooking technique that is still used today. As we grew... Sander's fame grew. Governor Ruby Laffoon made him a Kentucky Colonel in 1935 in recognition of his contributions to the state's cuisine. And in 1939, his establishment was first listed in Duncan Hines' "Adventures in Good Eating." In the early 1950s a new interstate highway was planned to bypass the town of Corbin. Seeing an end to his business, the Colonel auctioned off his operations. After paying his bills, he was reduced to living on his $105 Social Security checks.

Confident of the quality of his fried chicken, the Colonel devoted himself to the chicken franchising business that he started in 1952. He traveled across thecountry by car from restaurant to restaurant, cooking batches of chicken for restaurant owners and their employees. If the reaction was favorable, he entered into a handshake agreement on a deal that stipulated a payment to him of a nickel for each chicken the restaurant sold. By 1964, Colonel Sanders had more than 600 franchised outlets for his chicken in the United States and Canada. That year, he sold his interest in the U.S. company for $2 million to a group of investors including John Y. Brown Jr., who later was governor of Kentucky from 1980 to 1984. The Colonel remained a public spokesman for the company. In 1976, an independent survey ranked the Colonel as the world's second most recognizable celebrity. Under the new owners, Kentucky Fried Chicken Corporation grew rapidly. It went public on March 17, 1966, and was listed on the New York Stock Exchange on January 16, 1969. More than 3,500 franchised and company-owned restaurants were in worldwide operation when Heublein Inc. acquired KFC Corporation on July 8, 1971, for $285 million.

Kentucky Fried Chicken became a subsidiary of R.J. Reynolds Industries, Inc. (now RJRNabisco, Inc.), when Heublein Inc. was acquired by Reynolds in 1982. KFC was acquired in October 1986 from RJR Nabisco, Inc. by PepsiCo, Inc., for approximately $840 million. Colonel Sanders was always experimenting with food at his restaurant in Corbin, Ky., in those early days of the 1930s. He kept adding this and that to the flour for frying chicken and came out with a pretty good-tasting product. But customers still had to wait 30 minutes for it while he fried it up in an iron skillet. That was just too long a wait, he thought. Most other restaurants serving what they called "Southern" fried chicken fried it in deep fat. That was quicker, but the taste wasn't the same. Then the Colonel went to a demonstration of a "new-fangled gizmo" called a pressure cooker sometime in the late 1930s. During the demonstration, green beans turned out tasty and done just right in only a few minutes. This set his mind to thinking. He wondered how it might work on chicken.

He bought one of the pressure cookers and made a few adjustments. After a lot of experimenting with cooking time, pressure, shortening temperature and level, Eureka! He'd found a way to fry chicken quickly, under pressure, and come out with the best chicken he'd ever tasted. There are several different kinds of cookers used to make Original Recipe Chicken today. But every one of them fries under pressure, the principle established by this now-famous Kentuckian. The Colonel's first pressure cooker is still around. It holds a place of honor in the Colonel Sanders Museum at KFC's Restaurant Support Center in Louisville.

Menu disajikan adalah sebagai berikut:

KFC BBQ Baked Beans
KFC Pork BBQ Sauce
KFC Buttermilk Biscuits
KFC Cole Slaw
KFC Corn Muffins
KFC Extra Crispy
KFC Extra Crispy Strips
KFC Gravy
KFC Honey Barbecued Wings
KFC Macaroni and Cheese
KFC Macaroni Salad
KFC Mashed Potatoes
KFC Original Recipe
KFC Pot Pie KFC Potato Salad
KFC Potato Wedges
KFC Rotisserie Style Chicken

Cara pembuatan dan cara penyajian, bisa Anda download di SINI.

Thursday, February 21, 2008

Gerakan Sholat dan Manfaat di Dalamnya

Oleh azalea_fr
Dibalik gerakan sholat yang indah tersimpan manfaat yang luar biasa bagi kehidupan manusia.

Tulisan ini adalah rangkuman dari beberapa email teman tentang sholat, gerakan sholat dan makna di balik gerakan tersebut yang saya rangkum untuk disebarluaskan kepada rekan-rekan dan sahabat-sahabat saya tercinta.

anatomi-otot-manusia-wikipedia.jpgDalam Islam, Sholat adalah ibadah yang paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Gerakan-gerakannya sudah sangat melekat dengan gesture (gerakan khas tubuh) seorang Muslim. Namun, pernahkah terpikirkan manfaat masing-masing gerakan? Sudut pandang ilmiah menjadikan sholat gudang obat bagi berbagai jenis penyakit !

Saat seorang hamba telah cukup syarat untuk mendirikan sholat, sejak itulah ia mulai menelisik makna dan manfaatnya. Sebab sholat diturunkan untuk menyempurnakan fasilitas-Nya bagi kehidupan manusia.

Setelah sekian tahun menjalankan sholat, sampai di mana pemahaman kita mengenainya?

TAKBIRATUL IHRAM

Postur : berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah.

Manfaat: Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

RUKU'

Postur: rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.

Manfaat: Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.

I'TIDAL

Postur: Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah mengangkat kedua tangan setinggi telinga.

Manfaat: I’tidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud.

Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik.

Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.

SUJUD

Postur: Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.

Manfaat: Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tuma'ninah, jangan tergesa gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.

DUDUK

Postur: Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy (tahiyyat awal) dan tawarruk (tahiyyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.

Manfaat: Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra), kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan dengan benar, postur ini mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.

SALAM

Gerakan: Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.

Manfaat: Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.

Beribadah secara kontinyu bukan saja menyuburkan iman, tetapi mempercantik diri wanita luar dan dalam.

PACU KECERDASAN

Gerakan sujud dalam salat tergolong unik. Falsafahnya adalah manusia menundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu psikoneuroimunologi (ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut pandang psikologis) yang didalami Prof. Sholeh, gerakan ini mengantar manusia pada derajat setinggi-tingginya. Mengapa?

Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan darah. Pada saat sujud, posisi jantung berada di atas kepala yang memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak. Itu artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, sujud yang tuma’ninah dan kontinyu dapat memacu kecerdasan.

Risetnya telah mendapat pengakuan dari Harvard Universitry, AS. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan masuk Islam setelah diam-diam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud.

PERINDAH POSTUR

Gerakan-gerakan dalam sholat mirip yoga atau peregangan (stretching). Intinya untuk melenturkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Keunggulan sholat dibandingkan gerakan lainnya adalah sholat menggerakan anggota tubuh lebih banyak, termasuk jari kaki dan tangan. Sujud adalah latihan kekuatan untuk otot tertentu, termasuk otot dada.

Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggaan wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di dalamnya.

MUDAHKAN PERSALINAN

Masih dalam pose sujud, manfaat lain bisa dinikmati kaum hawa. Saat pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut (rectus abdominis dan obliquus abdominis externuus) berkontraksi penuh.

Kondisi ini melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama. Ini menguntungkan wanita karena dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami ia justru lebih elastis. Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan serta mempertahankan organ-organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).

PERBAIKI KESUBURAN

Setelah sujud adalah gerakan duduk. Dalam sholat ada dua macam sikap duduk, yaitu duduk iftirosy (tahiyyat awal) dan duduk tawarruk (tahiyyat akhir). Yang terpenting adalah turut berkontraksinya otot-otot daerah perineum.

Bagi wanita, inilah daerah paling terlindung karena terdapat tiga lubang, yaitu liang persenggamaan, dubur untuk melepas kotoran dan saluran kemih.

Saat duduk tawarruk, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum. Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi ini tumit kaki kiri akan memijit dan menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.

AWET MUDA

Pada dasarnya, seluruh gerakan sholat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan.

Regenerasi pun berlangsung lancar. Alhasil, tubuh senantiasa bugar. Gerakan terakhir, yaitu salam dan menengok ke kiri dan kanan punya pengaruh besar pada kekencangan kulit wajah. Gerakan ini tak ubahnya relaksasi wajah dan leher. Yang tak kalah pentingnya, gerakan ini menghindarkan wanita dari serangan migrain dan sakit kepala lainnya.

Hidup ini hanya sekali, maka janganlah disia-siakan.

Mari kita kembali kepada niat yang baik Insya Allah akan mendapatkan yang baik pula.....Amiin

Semoga Rangkuman ini bermanfaat bagi rekan-rekan.

[ Tulisan ini berasal dari situs PintuNet, merupakan opini mas azalea_fr, diposting pada hari Senin, 12 Nopember 2007, ditulis di Tangerang, pada tanggal 07.11.2007 17:59. Pemuatan ini atas seijin penulisnya ]

Wednesday, February 20, 2008

Karena Saya Lapar Maka Saya Gantung Diri, Beres…

cover-surya.jpgMagetan-Surya, Heran melihat Teguh Miswadi, 11, tidak masuk sekolah sejak Senin (18/2), Sujarwo menjenguk salah-satu murid pintarnya itu kemarin. Pak guru Sujarwo, 45, khawatir sakit maag Teguh kambuh, dan dia ingin membawanya ke Puskesmas.

Namun, tiba di rumah Teguh yang tinggal bersama neneknya di Desa Pupus, Kecamatan Lembeyan, Kab. Magetan, Sujarwo terkejut bukan kepalang. Di sebuah kamar yang tak terkunci di rumah setengah kayu dan setengah bambu itu, Sujarwo melihat siswa kesayangannya tergantung kaku. Teguh sudah tak bernyawa. Teguh bunuh diri.

“Seutas tali tampar biru menjerat lehernya,” kata Sujarwo saat ditemui Selasa (19/2). Tali itu diikatkan pada blandar atau kayu penopang atap.

Menurut Sujarwo, Teguh gelap mata, sangat mungkin karena tidak tahan akan rasa sakit yang menyerang perut. Maag itu sering membuatnya mengerang. Penyakit ini seharusnya dilawan dengan makan teratur dan bergizi. Tapi, justru itulah yang tak mungkin didapatkan.

ALANGKAH SEDIHNYA ADA ANAK MEMILIH GANTUNG DIRI LANTARAN TAK TAHAN LAPAR TERUS-TERUSAN.

IBARAT ANAK AYAM MATI DI LUMBUNG PADI (YANG BUKAN MILIKNYA LAGI).

100 Buku Yang Pasti Disukai Anak-anak

Melanjutkan tulisan yang lalu, berikut kami kutipkan judul-judul buku yang direkomendasikan oleh Mary Leonhardt yang menurutnya buku-buku ini merupakan buku-buku yang disukai oleh murid-muridnya.

Tanda bintang (*) diberikan untuk menunjukkan bahwa buku tersebut menarik bagi anak-anak yang tidak suka membaca.

Informasi lebih lanjut tentang para pengarang ini bisa dijumpai dalam bukunya yang pertama, Parents Who Love Reading, Kids Who Don’t?

Buku-buku tentang Keluarga dan Teman, yang Bersifat Optimistis, Imajinatif dan Biasanya Berakhir dengan Kebahagiaan (Untuk Anak-anak 1 – 9, Untuk Remaja 10 - 12).
Buku-buku yang Lebih Realistis tentang Problem Keluarga dan Teman (Untuk Anak-anak 13 – 14, Untuk Remaja 15 - 24).
Buku-buku tentang Kisah-kisah Misteri yang Lucu atau Menarik dan Tak Begitu Menakutkan (Untuk Anak-anak 25 – 29, Untuk Remaja 30 - 34).
Buku-buku Menegangkan (Thriller) dan Horor yang Mengandung Unsur Ketegangan dan Kadang-kadang Menakutkan (Untuk Anak-anak 35 – 37, Untuk Remaja 38 - 44).
Buku-buku tentang Fiksi Ilmiah dan Fantasi (Untuk Anak-anak 45 – 48, Untuk Remaja 49 - 58).
Buku-buku tentang tentang Sihir (yang Bernada Lebih Ringan dan Lebih Banyak Berisi Hubungan Antar Manusia daripada Fantasi Tradisional) (Untuk Anak-anak 59 – 65).
Buku-buku tentang Militer/Perang/Pilot dan Hobi (Untuk Remaja 66 - 77).
Buku-buku tentang Berburu, Berkemah, Kelangsungan Hidup 78 – 85.
Buku-buku tentang Olahraga 86 – 100.

  1. Berestain, Stan & Jan. Seri Berestain Bear. *)
  2. Burnett, Frances Hodgson. The Secret Garden (Taman Rahasia).
  3. Cleary, Beverly. Ramona, bersambung.
  4. Lovelace, Maud Hart. Betsy-Tacy, cerita bersambung.
  5. Martin, Ann M. Seri Baby-Sitters Club (tersedia dalam bahasa Indonesia). *)
  6. Montgomery, L. M. Anne of Green Gables, bersambung.
  7. Pascal, Francine. Seri Sweet Valley (tersedia dalam bahasa Indonesia). *)
  8. Seri American Girls. Berbagai Pengarang.
  9. Taylor, Sidney. Seri All-of-A-Kind Family.
  10. Binchy, Maeve. Circle of Friends.
  11. Pilcher, Rosamunde. Coming Home.
  12. Steel, Danielle. The Promise. *)
  13. Paterson, Katherine. Bridge to Terabithia
  14. Taylor, Mildred. Roll of Thunder, Hear My Cry, bersambung.
  15. Blume, Judy. Forever. *)
  16. Campbell, Bebe Moore. Brothers and Sisters.
  17. Conroy, Pat. The Prince of Tides.
  18. Cormier, Robert. The Chocolate War.
  19. Hinton, S. E. The Outsiders. *)
  20. McMillan, Terry. Disappearing Acts. *)
  21. Saliner, J. D. Catcher in The Rye.
  22. Tan, Amy. The Joy Luck Club.
  23. Voight, Cynthia. Dicey’s Song.
  24. Walker, Alice. The Color Purple.
  25. Pilih Buku Petualanganmu Sendiri, ditulis oleh berbagai penulis. *)
  26. Dadey, Debby et al. Seri Adventure of The Bailey School Kids.
  27. Dixon, Franklin W. Seri Hardy Boys.
  28. Keene, Caroline. Seri Nancy Drew.
  29. Warner, Getrude Chandler. Seri The Boxcar Children.
  30. Grafton, Sue. “A” is For Alibi.
  31. Grisham, John. The Firm. (tersedia dalam bahasa Indonesia)
  32. Hillerman, Tony. The Dark Wind.
  33. Cussler, Clive. Pacific Vortex.
  34. Parker, Robert B. Seri Spencer. *)
  35. Bellairs, John. The Chessmen of Doom.
  36. Pike, Christopher. Seri Last Vampire.
  37. Stine, R. L. Seri Goosebumps. (tersedia dalam bahasa Indonesia) *)
  38. Andrew, V. C. Flowers in The Attic.
  39. Clark, Mary Higgins. Remember Me.
  40. Chrichton, Michael. Congo. (tersedia dalam bahasa Indonesia)
  41. King, Stephen. The Shinning.
  42. Koontz, Dean R. Icebound.
  43. Patterson, James. Along Came a Spider. *)
  44. Rice, Anne. The Witching Hour, bersambung.
  45. Coville, Bruce. Aliens Ate My Homework.
  46. L'Engle. Madeleine. A Wrinkle in Time.
  47. Lewis, C. S. The Lion, The Witch dan The Wardrobe, bersambung dan dijadikan seri Narnia.
  48. Yolen, Jane. Dragon's Blood, bersambung.
  49. Adams, Douglas. The Hitchiker’s Guide to The Galaxy.
  50. Anthony, Piers. A Spell for Chameleon. *)
  51. Asprin, Robert. Seri The Myth. *)
  52. Brooks, Terry. Seri Shannara.
  53. Card, Orson Scott. Seri Ender’s Game.
  54. Eddings, David. Seri Belgariad.
  55. Seri Forgotten Realms, dari berbagai penulis. *)
  56. Jordan, Robert. Seri Wheel of Time.
  57. Tolkien, J. R. R. Lord of The Rings.
  58. Weis, Margaret, & Tracy Hickman. The Dragonland Chronicles.
  59. Banks, Lynne Reid. The Indian in The Cupboard.
  60. Cole, Joanna. Seri Magic School Bus.
  61. Dahl, Roald. Charlie and The Chocolate Factory. *)
  62. Eager, Edward. Half Magic.
  63. Jaques, Brian. Redwall.
  64. Nesbit, E. The Railway Children.
  65. Seri Magic Attic Club dari berbagai pengarang.
  66. Berent, Mark. Rolling Thunder, bersambung.
  67. Clancy, Tom. The Hunt for Red October.
  68. Coonts, Stephen. Fight of The Intruder.
  69. Cornwell, Bernard. Buku-buku tentang tokoh Richard Sharp yang ber-setting waktu perang Napoleon, dan starbuck Chronicles.
  70. DeMille, Nelson. Cathedral.
  71. Griffin, W. E. B. Seri Brotherhood of War.
  72. Costello, Emily, & Marcey Ramsey. Seri Ballet School.
  73. Betancount, Jeanne. Pony Pals.
  74. Bryant, Bonnie. Seri Saddle Club. *)
  75. Campbell Joanna. Seri Thoroughbred.
  76. Farley Walter. The Black Stallion.
  77. Francis, Dick. Bonecrack.
  78. Eckert, Allan W. Incidents of Hawk’s Hill.
  79. George, Jean Craighead. Julie of The Wolves.
  80. Kjelgaard, Jim. Big Red.
  81. Mowat, Farley. Never Cry Wolf.
  82. O’Dell, Scott. Island of The Blue Dolphins.
  83. Paulsen, Gary. Hatchet.
  84. Rawls, Wilson. Where the Red Fern Grows.
  85. Speare, Elizabeth George. The Sign of the Beaver.
  86. Christopher, Matt. Face-Off. *)
  87. Dygard, Thomas J. Quarterback Walk On.
  88. Edwards, T. J. Seri Sports Mistery.
  89. Hughes, Dean. Berbagai seri Angel Park.
  90. Freeman, Mark. Seri Brookies.
  91. Herman, Hank. Seri Super Hoops.
  92. Marshall, Kirk. Seri Hoops.
  93. Meyers, Walter Dean. Hoops, bersambung. *)
  94. Charbonnet, Gabrielle. Seri American Gold Gimnasts.
  95. Slater, Teddy & Wayne Alfonso. Seri Junior Gimnasts.
  96. Brouwer, Sigmund. Lighting on Ice.
  97. O’Connor, Jim et. al. The No Stars.
  98. Lowell, Melissa. Seri Silver Blades.
  99. Older, Effin. Silver Blade Eights.
  100. Wyeth, Sharon Dennis. American Gold Swimmers.

Next !!!

100 Buku “Layak Baca” Karya Para Pengarang Indonesia Menurut Penerbit Kaifa.

TEMPO: Boleh Tunduk Tapi Tak Boleh Takluk

cover-tempo.jpgBicara tentang Majalah Berita Mingguan (MBM) TEMPO, tak bisa tidak harus juga menyebut nama Goenawan Mohamad. Karena ia adalah salah satu pendirinya. Pada tahun 1971, bersama sejumlah sastrawan yang sebaya dengannya dan seorang poengusaha besar, ia mendirikan TEMPO, MBM yang dipimpinnya itu hingga tak lama sebelum dibredel (1994) bahkan secara formal masih dipimpinnya selama 1 tahun terbit kembali (1998-1999). 1)

goenawan_mohamad.jpgJudul opini ini adalah kalimat yang sering dikatakan GM (demikian ia sering dipanggil) disampaikan kepada para wartawannya dalam menghadapi situasi atas tekanan yang sering dilakukan oleh Pemerintah terhadap kemerdekaan pers, baik secara lesan (berupa telepon) maupun tulisan (berupa surat teguran. Sehingga tatkala MBM TEMPO dibredel (dengan dalih pembatan SIUPP) pada tanggal 21 Juni 1994 (bersama-sama dengan MBM Editor, Tabloit Detik), para awak MBM TEMPO terbelah menjadi dua.

Yang satu (walau tunduk dengan ketentuan Menpen Harmoko) tapi ia tidak takluk. Mereka memilih melawan!. GM beserta "para Alumni Wartawan TEMPO" lantas mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara. Di tingkat I dan tingkat II mereka dimenangkan oleh pengadilan. Namun di pintu kasasi, mereka dikalahkan oleh keputusan Mahkamah Agung.

Sementara sebagian yang lain memilih takluk. Dan bersama-sama dengan Bob Hasan, yang punya hubungan dekat dengan Presiden Soeharto, dan taipan Ciputra (pemilik 43,5% saham PT Grafiti Pers) mereka akhirnya menerbitkan majalah GATRA.

Beberapa waktu setelah TEMPO dibredel, dengan cerdik para wartawan TEMPO ini lantas membidik dunia maya. Akhirnya mereka terbit di alam sana. Hingga sekarang kita bisa mengunjungi situsnya di tempointeraktif.com (versi) bahasa Indonesia), tempointeractive.com (versi Bahasa Inggris). Selain itu, untuk versi Majalah bisa dibuka TEMPO MBM Edisi Online.

Saya mengenal MBM TEMPO saat saya menginjak bangku SMP. Pada waktu itu saya hanya sekedar membolak-balik halaman demi halaman saja. Begitu duduk di bangku SMA, saya mulai membaca beberapa isinya yang saya anggap menarik. Misalnya Berita Nasional, Ulasan tentang Film atau Pementasan Drama. Kadang-kadang juga beberapa tulisan kolom yang saya anggap menarik. Dan pada akhirnya, saat saya mulai kuliah, boleh dikatakan, MBM TEMPO ini saya baca hampir secara keseluruhan.

Yang menarik dari majalah ini adalah gaya bahasanya. Suatu kasus yang sama (yang ditulis oleh media lain) bila dibandingkan dengan yang ditulis majalah ini, saya rasakan lebih enak dalam menyajikannya. Bahasanya lugas, bernas dan tidak terlalu sulit untuk dicerna.

MBM TEMPO, sesuai dengan mottonya memang :ENAK DIBACA DAN PERLU. Seperti tempe bacem.

Bahkan sekarang TEMPO juga hadir dalam bentuk koran dengan nama KORAN TEMPO (juga hadir KORAN TEMPO On The Web). Yang jelas, kalau seperti kata iklan, TEMPO ini tak ada matinya.. Mati satu, malah tumbuh lebih dari itu…

----------------------------
1) Ke-Lain-an GM, Hamid Basyaib dalam pengantar buku Setelah Revolusi Tak Ada Lagi

Opini ini pernah saya tulis di sini.

Tuesday, February 19, 2008

99 Cara Agar Anak Keranjingan Membaca

Membesarkan anak tanpa mengenalkan buku kepadanya adalah suatu kehampaan. Bila kita ingin anak-anak kita mencintai aktivitas membaca, kita harus berupaya keras menciptakan aktivitas membaca itu sedini mungkin.

Dr. Perri Klauss (Boston University School of Medicine (sumber: http://www.publishers.org yang berkaitan dengan Academy of Pediatrics)

99-cara.jpgJudul Buku : 99 Cara Menjadikan Anak Anda “Keranjingan” Membaca
Judul Asli : 99 Ways to Get Kids to Love Reading and 100 Books They’ll Love
Penulis : May Leonhardt
Penterjemah : Alwiyah Abdurrahman
Penerbit : Kaifa, Bandung
Cetakan : III, Januari 2000
Harga : Rp 17.900,00

Saat pertama mengajar bahasa Inggris di SMU – kira-kira 20 tahun yang silam – saya mengira bahwa anak-anak yang gemar membaca menumbuhkan kecintaannya kepada buku lewat kemauan mereka sendiri. Ya, mungkin saja mereka berasal dari keluarga yang orangtua mereka adalah para pecinta buku. Mungkin juga mereka telah dididik membaca sejak masa kanak-kanak. Namun, terlepas dari semua itu, mungkin mereka memiliki “darah” cinta buku yang membuat mereka mampu melihat adanya keajaiban dan keluarbiasaan dalam membaca.

Demikian tulis Mary Leonhardt dalam bukunya. Ternyata saya salah, lanjutnya penulis buku Parents Who Love Reading, Kids Who Don’t dan Keeping Reading ini. Kini saya mengetahui anak-anak yang gemar membaca ternyata mempunyai orang tua yang bersedia melakukan hal-hal sangat khusus untuk menanamkan kecintaan membaca ke dalam diri anak-anaknya. Saya – sebagai seorang guru – juga menemukan adanya hal-hal tertentu yang dapat saya lakukan untuk menumbuhkan cinta baca kepada anak-anak. Yang saya temukan ini bukanlah merupakan ilmu pengetahuan tingkat tinggi tentang pembuatan roket, misalnya. Akan tetapi, ini hanyalah standar biasa, namun efektif.

Yang berikut ini saya kutipkan DAFTAR ISI BAGIAN I. Ya, betul, daftar isinya. Dari daftar ini saja nampak bahwa buku ini memang layak untuk dimiliki dan dibaca.

BAGIAN PERTAMA

99 Cara Menumbuhkan Cinta Baca kepada Anak

  1. Pastikan bahwa kecintaan membaca adalah tujuan pendidikan yang terpenting bagi anak-anak Anda.
  2. Tunjukkan bahwa Anda menghargai membaca, tidak hanya sekadar lewat kata-kata.
  3. Jangan terlalu cemas tentang penetapan jadwal membaca bagi anak-anak Anda. Kalau mereka cinta baca, mereka akan meluangkan waktu untuk melakukan hal itu.
  4. Jangan terlalu cemas untuk membuat anak-anak Anda hanya membaca buku-buku yang “baik”.
  5. Carilah buku-buku yang akan disukai oleh anak-anak Anda.
  6. Jangan khawatir bahwa buku-buku yang mengandung kekerasan akan menghasilkan anak-anak yang cenderung kasar.
  7. Pastikan bahwa anak-anak Anda suatu saat nanti akan menyukai buku-buku klasik tanpa harus memaksanya terlalu dini.
  8. Jangan khawatir bila ada periode tertentu dalam hidup anak-anak Anda ketika mereka kurang bergairah membaca.
  9. Jika Anda memiliki anak-anak yang sudah beranjak besar yang memang tidak menyukai membaca, jangan salahkan diri Anda.
  10. Jangan pernah menyerah mengupayakan sesuatu kepada anak-anak Anda. Yakinlah, bahwa berapa pun usianya, mereka tentu dapat diarahkan untuk mencintai buku.
  11. Bawalah anak-anak Anda sesering mungkin ke perpustakaan ketika mereka masih kecil dan senang bepergian.
  12. Ajaklah anak-anak Anda ke toko buku sesering mungkin, dan biarkan mereka membeli buku-buku yang mereka senangi.
  13. Belilah sebanyak mungkin buku-buku bergambar di bursa buku-murah atau pasar loak.
  14. Sisihkan lebih banyak uang untuk membeli buku daripada menyewa video kartun Disney.
  15. Jadikan saat membacakan cerita merupakan saat yang menyenangkan dan mengasyikan bagi anak Anda.
  16. Jangan terlalu sering membacakan cerita untuk anak-anak Anda agar mereka tidak terlalu bergantung pada Anda dalam mendapatkan kegembiraan membaca.
  17. Bantulah anak-anak prasekolah Anda merancang kegiatan bermain yang melibatkan buku.
  18. Ketika anak Anda tampak siap, tunjukkanlah beberapa permainan membaca yang mudah bagi mereka.
  19. Jangan terganggu oleh perdebatan ahli bahasa versus ahli fonik (metode mengajar membaca dengan menggunakan konsep-konsep fonetik yang sederhana, ed.)
  20. Ketahuilah dan temukanlah cara belajar terbaik anak Anda.
  21. Bila anak Anda tidak menikmati aktivitas awal membaca, maka berhentilah. Mungkin ini terlalu dini bagi mereka.
  22. Bacakan buku-buku komik yang mudah untuk anak-anak Anda.
  23. Bersikaplah sangat antusias dalam upaya awal mengajak anak-anak Anda membaca.
  24. Ketika anak-anak Anda mulai membaca, belikan mereka pelbagai buku dan komik yang benar-benar sederhana.
  25. Bila mereka meminta buku yang Anda tahu terlalu sulit, belikan saja.
  26. Jangan khawatir bila anak-anak Anda masih menyukai buku-buku bergambar sementara teman-teman sebayanya telah mulai membaca buku-buku tanpa gambar.
  27. Setelah anak-anak Anda dapat membaca sendiri dengan baik, tetaplah membacakan cerita untuk mereka, atau biarkan mereka membacakannya untuk Anda.
  28. Jangan memilih sekolah taman kanak-kanak semata-mata karena sekolah tersebut mengajarkan membaca kepada muridnya.
  29. Dorong anak-anak membaca buku-buku serial seperti buku-buku American GirlGoosebumps. atau
  30. Kenalilah bahwa pembaca yang kutu buku cenderung menjadi pembaca “rakus”.
  31. Teruskan mendorong pemanfaatan perpustakaan, tetapi ketahuilah bahwa banyak buku yang diinginkan oleh anak-anak Anda (seperti buku-buku dalam serial yang sangat menarik) mungkin tidak tersedia di perpustakaan dan harus Anda beli.
  32. Cermatilah agar Anda tidak menjadwalkan terlalu banyak aktivitas untuk anak-anak Anda sehingga mereka kekurangan waktu untuk membaca.
  33. Keluarkan uang untuk membelikan buku dan majalah bagi anak-anak Anda sebanyak yang Anda keluarkan untuk liburan dan aktivitas olahraga mereka.
  34. Ketahuilah bahwa anak-anak yang sangat menyukai olahraga cenderung berisiko lebih tinggi untuk gagal mengembangkan kebiasaan membaca.
  35. Dukunglah pengembangan hobi seperti mengoleksi koin, boneka atau kartu olahraga.
  36. Anak-anak umumnya menyukai bacaan yang didramakan.
  37. Perbolehkan menonton satu film video saja ketika anak-anak menginap bersama, dan sediakanlah banyak majalah serta komik.
  38. Jangan khawatir bila anak Anda menunjukkan beberapa kebiasaan tertentu dalam membaca.
  39. Bila anak Anda mengikuti perkembangan musim panas, lengkapi dirinya dengan setumpuk bahan bacaan dan sisipkan majalah favorit serta komik kesayangannya bersama surat mingguan yang Anda kirimkan untuknya.
  40. Ketika Anda sedang mencari rumah baru, cobalah cari rumah yang mempunyai teras besar yang teduh dan dapat Anda isi dengan kursi goyang atau ayunan, dan sebuah meja untuk buku.
  41. Rumah-rumah tanpa teras tetap bisa memiliki tempat yang menyenangkan untuk membaca, misalnya di ruang santai, di rumah pohon, atau di dalam rumah di pojok-pojok yang khusus.
  42. Usahakan untuk mencari rumah yang dekat dengan perpustakaan sehingga bisa dijangkau dengan berjalan kaki atau bersepeda.
  43. Rencanakanlah beberapa acara khusus sebelum membeli buku.
  44. Carilah toko buku khusus yang menyediakan bahan bacaan tentang aktivitas favorit anak Anda.
  45. Adalah hal yang sangat penting bagi ayah untuk meluangkan waktu membacakan cerita untuk anak laki-lakinya dan membantu mereka mencari buku.
  46. Simpan majalah, buku-buku dan komik di dapur untuk dibaca selama makan makanan ringan dan kudapan.
  47. Sadarilah bahwa membaca membuat ruangan lebih berantakan daripada menonton televisi.
  48. Sediakan suplai majalah, komik, dan buku-buku saku di dalam mobil.
  49. Bawalah bacaan bila Anda mengajak anak-anak makan di restoran.
  50. Adakan perjalanan panjang dengan kereta api bersama anak-anak Anda dan ingatlah untuk membawa banyak bahan bacaan.
  51. Berikan sertifikat hadiah dari toko buku sebagai kado untuk teman-teman anak Anda.
  52. Doronglah anak-anak Anda untuk meminjamkan buku-bukunya kepada teman-teman mereka.
  53. Kembalikan buku-buku pinjaman anak-anak Anda yang telah habis masa pinjamnya dari perpustakaan.
  54. Jangan khawatir bila anak Anda tidak segera membaca buku-buku yang Anda bawakan untuknya.
  55. Jangan batasi waktu anak Anda membaca pada malam hari. Biarkan mereka membaca selama mereka ingin.
  56. Jangan memiliki lebih dari satu televisi di rumah Anda.
  57. Jangan berlangganan televisi kabel.
  58. Jangan biarkan anak-anak memiliki televisi di kamar mereka.
  59. Jangan membuat ruang televisi di rumah Anda menjadi terlalu “mengundang”.
  60. Jika anak-anak Anda sering menonton acara televisi dan hanya sedikit membaca, pertimbangkanlah untuk membatasinya, atau bahkan melarangnya sama sekali.
  61. Jangan merasa bahwa Anda harus menyediakan komputer untuk anak-anak Anda.
  62. Kalau Anda melihat peluangnya, komputer sebenarnya dapat membantu anak-anak Anda menjadi lebih berpengetahuan.
  63. Jika anak anda sangat lambat dalam belajar membaca, lakukanlah tes ketidakmampuan belajar.
  64. Anak-anak yang didiagnosis menderita ADD (attention deficit disorder) juga dapat menjadi pembaca istimewa.
  65. Anak-anak yang lebih besar dan para remaja yang membaca di bawah standar yang seharusnya juga harus diperiksa.
  66. Jika ketidakmampuan belajar telah didianosis pada diri anak Anda, mintalah pengajaran khusus.
  67. Anak yang memiliki kekurangan memerlukan lebih banyak bantuan orangtua dalam mengembangkan kecintaan membaca.
  68. Belikan bahan bacaan banyak gambar untuk anak-anak yang mengalami kelemahan dalam proses auditorial.
  69. Pastikanlah bahwa anak Anda yang mempunyai kelemahan memori visual diajari membaca secara fonetik.
  70. Tekankan sesering mungkin kepada anak Anda yang mempunyai kesulitan membaca bahwa kelambanan dalam belajar tidak berkaitan dengan kecerdasan.
  71. Perhatikan dengan seksama bagaimana membaca diajarkan di sekolah anak Anda.
  72. Anda harus benar-benar memikirkan tujuan membaca jangka panjang bagi anak-anak yang mempunyai kesulitan membaca.
  73. Sedapat mungkin, biarkan anak Anda membuat keputusan tentang jasa pendidikan khusus yang ingin diterimanya.
  74. Cermatilah perkembangan selera membaca anak Anda.
  75. Anak-anak biasanya juga lebih menyukai fiksi yang imajinatif atau realistis.
  76. Jika Anda mempunyai seorang anak perempuan yang suka berkhayal dan bermain dengan boneka dan mainan binatang, carilah buku-buku yang memiliki unsur-unsur imajinatif atau sihir.
  77. Jika anak perempuan Anda lebih realistis dan terlibat dengan dinamika kelompok sosialnya, carilah buku-buku yang setting ceritanya terjadi pada masa kini dan menggambarkan hubungan secara lebih realistis.
  78. Jika Anda mempunyai anak laki-laki yang imajinatif dan menyukai petualangan kebaikan-lawan-kejahatan, cobalah berikan cerita fantasi atau fiksi ilmiah.
  79. Jika Anda mempunyai anak yang tidak melihat kegunaan fantasi, tetapi menyukai tema-tema kebaikan-lawan-kejahatan, berikanlah kisah-kisah petualangan dengan setting cerita yang realistis atau non-fiksi.
  80. Buku apapun yang alurnya melibatkan minat khusus anak Anda merupakan peluang bagus.
  81. Hampir semua anak menyukai buku-buku humor.
  82. Adalah penting bahwa anak-anak membaca tentang beberapa tokoh yang mereka kenali.
  83. Jangan kaget bila anak-anak Anda mengubah selera membaca mereka.
  84. Carilah sekolah-sekolah yang memberikan banyak pilihan bacaan kepada murid-murid mereka.
  85. Carilah sekolah-sekolah yang memberikan waktu kepada anak untuk membaca di dalam kelas.
  86. Carilah sekolah-sekolah yang tidak membentuk kelompok kemampuan, terutama dalam membaca.
  87. Carilah sekolah-sekolah dengan perpustakaan kelas yang luas dan juga perpustakaan sekolah yang bagus yang dilengkapi staf professional di bidang perpustakaan.
  88. Carilah sekolah yang mempunyai banyak kegiatan selain olahraga.
  89. Jangan menekan anak-anak Anda untuk menjadi murid yang sempurna.
  90. Jangan paksa anak-anak Anda membaca buku tugas sekolah yang mereka benci.
  91. Jangan berikan anak-anak bantuan berlebihan dengan laporan panjang dan rumit tentang membaca.
  92. Pujilah secara terbuka guru-guru yang berupaya untuk menciptakan suasana kelas yang menyuburkan minat baca.
  93. Cobalah untuk meningkatkan bacaan anak remaja Anda ke bacaan karya penulis dewasa.
  94. Carilah pengarang dewasa yang menulis jenis buku-buku yang disukai oleh remaja Anda.
  95. Ketika remaja mulai menyetir mobil, berikan daftar belanja yang membuat mereka harus ke toko buku atau kios majalah. Katakan bahwa Anda akan mengganti uang buku atau majalah yang mereka beli (sampai batas kemampuan Anda).
  96. Perhatikan jadwal anak remaja Anda.
  97. Bersikap simpatilah ketika remaja sedang mengalami gejolak pasang-surut kehidupan remaja. Sediakan pula buku-buku yang memberikan pemecahan masalah yang sedang dihadapinya.
  98. Jika anak Anda berolahraga, pastikan untuk berlangganan koran daerah yang berisi liputan olahraga.
  99. Milikilah suatu perspektif. Ketrampilan tinggi (keprigelan) membaca memang harus menjadi tujuan terpenting pendidikan Anda, tetapi bukan tujuan terpenting kehidupan bagi ana-anak Anda.

Next !!!

BAGIAN KEDUA
100 BUKU YANG PASTI DISUKAI ANAK-ANAK


Soegeng Rawoeh

Mudah-mudahan apa yang tertuang dalam blog ini ada guna dan manfaatnya.